Oknum Pelajar SMP & SMA Jadi Perempuan Esek-esek di Cibendo Tempuran

KARAWANG, PeKa-Sejumlah warga, resah menyusul banyak berdiri warung remang-remang (Warem) dipesisir pantai Cibendo, Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran. Pasalnya selain diduga kerap dijadikan tempat esek-esek dan menjual minuman keras (miras) juga mengganggu keindahan objek wisata pantai.(10/08/2014).
Menurut informasi yang di peroleh PeKa di lapangan, meski, Muspika yang dimotori oleh Polsek Tempuran, telah beberapa kali melakukan razia, namun tampaknya tidak membuat jera para pemilik warem dan pelaku esek-esek untuk melakukan perbuatan maksiat. Ini beralasan karena faktanya saat ini warem yang diduga sering digunakan tempat esek-esek dan menjual miras serta hanya membuat keindahan objek wisata pantai terlihat kumuh ini kembali tumbuh subur.

Warem yang berjejer di pinggiran wisata pantai Cibendo tersebut, hanya bagian mukanya saja mereka menawarkan aneka raga masakan ikan bakar, padahal di dalam atau di atas warung tersebut ada kamar kamar sederhana yang memang di sewakan pemilik warung tersebut untuk para pasangan yang hendak melakukan maksiat di sana.

Keberadaan tempat yang memang di sediakan bagi pasanagan mesum di benarkan oleh Udin (36), salah seorang warga Ciparage, kepada PeKa minggu (10/8). " Memang benar sekali, sekarang pantai wisata cibendo ini telah di kotori oleh perbuatan maksiat yang di lakukan oleh orang -orang yang tidak bertanggungjawab dan tidak punya rasa malu " ungkapnya.

Karena keberadaan pantai ini sekarang telah di kotori oleh banyaknya berjejer pemilik warung remang remang yang berdalih, warung ikan bakar, padahal di warung tersebut, di sediakan sejumloah kamar -kamar yang memang di peruntukan untuk pasangan yang bukan suami -istri melakukan maksiat, paparnya.

Dan menurut sumber yang memang di percaya, bahkan warung ikan bakar yang berjejer di pingiiran pantai tersebut juga selain menyajikan berbagai aneka macam minumen keras, mereka bisa juga menyediakan wanita -wanita nakal yang di pesan oleh pengunjung atau lelaki si hidung belang yang meminta atau memesan kepada pemilik warung tersebut, tuturnya

Dan yang anehnya lagi, motip mereka memang sangatlah rapih, wanita yang di pesan oleh pengunjung tidak nongkrong di warungnya tersebut, bahkan para pemilik warung hanya menyediakan poto -poto wanita nakal, kalau pengunjung cocok dengan poto yang di tunjukan, maka tinggal kontek via HP, dan di pastikan setengah jam kemudian wanita tersebut akan datang ke tempat itu,jelasnya.

Hal yang paling di sesalkan oleh kami warga di sini, kebanyakan wanita wanita tersebut muda- muda, dan di pastikan mereka masih duduk di bangku sekolah SMU bahkan di perkirakan ada juga yang masih duduk di bangku SMP, menurut saya kalau hal ini terus di biarkan berlanjut maka akan mengakibatkan bokbroknya moral bangsa ini kedepan, dan perkataan saya ini memang benar adanya, kalau saja bapa tidak percaya, coba saja ke tempat tersebut dan berpura pura memesan, pasti akan di sediakan " Ungkapnya.

Keberadaan Warem yang berkedokan warung ikan bakar di pantai ci bendo, Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran, di benarkan oleh Halim (47), warga Desa Sumur Gede, " memang benar sekali warung ikan bakar yang berjejer di tempat wisata patai cibendo tersebut, hanyalah merupakan kedok belaka, sebenarnya warung tersebut adalah merupakan tempat maksiat, coba saja anda ke sana dan memesan wanita, pasti di sediakan oleh pemilik warung, dan juga pasti kamar untuk melakukan perbuatan maksiat tersebut ada di warung tersebut, baiuk di bawah atau di lantai atas warung itu ", Jelasnya.

Saya dan warga berharap, pihak ke amanan segera melakukan razia warem yang berjejer di situ, yang memang sering menyediakan tempat maksiat dan wanita nakal, karena kalau terus di biarkan akan berakibat patal bagi kelanjutan penerus bangsa ini, karena kebanyakan wanita yang di sajikan melalui jasa pemilik warung umumnya mereka masih sekolah, harap Halim. #SPY/Ab.

Kirim Berita: E-mail : pelitakarawang@gmail.com
Diberdayakan oleh Blogger.