Bukan Full Day, SMP Islam Ini Terapkan Boarding School - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Minggu, 29 Januari 2017

Bukan Full Day, SMP Islam Ini Terapkan Boarding School


Karawang, PEKA - Full Day yang dicanangkan sampai sore oleh Pemerintah, tidak signifikan pengaruhi sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan umum dan spiritual. 

SMP Fathonul Burhan
Seperti yang dilakukan para siswa SMP Islam Fathonul Burhan Tempuran, pagi sampai siang berada disekolah, sore dan malamnya juga tidak putus belajar di majelis-majelis asrama Pesantren yang tersedia.

Kepala SMP Fathonul Burhan, Ajang Syaful Khiyar S.pdi mengatakan, dibanding Ful Day School, para siswanya lebih penerapanya pada Boarding School, dimana SMP berbasis agama ini memiliki Komitmen dalam mengintegritaskan pendidikn nasional dengan pesantren, dengan kata lain siswa belajar 24 jam, dimana pagi-siang di sekolah dan sore- malamnya di Pesantren mendalami ilmu spiritualnya. 

Anak-anak, pulang sekolah tidak pulang ke rumahnya, melainkan ke asrama pesantren yang tersedia dilingkungan tak jauh dari SMP, karenanya, boarding school ini adalah perpaduan ilmu umum dan agama yang kedepan bisa dikuasai para siswa, sehingga bisa dibedakan dimana alumni-alumni SMP islam dengan basis pesantren ini memiliki ciri khas karakter yang ulet dan berkepribadian luhur," Full Day itu masih setengah hari, tapi kalau Boarding School berbasis pesantren, kita gembleng anak 24 jam, pendidikan umum, agama dan pembinaan karakternya," Ungkapnya.

Ajang menambahkan, dengan sistem semacam ini, anak-anak terus berkelompok dalam memecahkan persoalan, baik yang menyangkut prilaku, pelajaran sekolah maupun bahasan agamanya. Mereka sebut Ajang, lebih fokus dalam pembelajaran tanpa harus tersandra dengan hiruk pikuk keramaian kota dan pergaulan anak-anak saat ini. Sehingga, bisa dikatakan, sekolah berbasis pesantren ini bisa melahirkan siswa dan santri disiplin dan bertanggungjawab, karena pembiasaan belajar, mengaji dan sekolah umum menjadi modalnya untuk ulet disetiap situasi dan kondisi apapun," Semangat gotong royong, guyub dan bersahabat mereka temukan di Pesantren, sehingga anak lebih disiplin dan fokus dalam menyerap ilmu," Pungkasnya.#sr-novi.
Posting Komentar