Loading...

DPRD Mempertanyakan Sistem BOT Pasar di Karawang

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, Januari 25, 2017


Karawang, PEKA. - Berapa pasar milik Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini menganut sistem kerjasama Build Operate and Transfer (BOT). Dengan sistem ini, Pemkab Karawang melakukan kerjasama dengan pihak swasta dalam mengelola pasar, dan saling bagi hasil dari pengelolaan tersebut.

Sebut saja Pasar Cikampek, Pasar Baru Karawang, Pasar Johar, dan lainnya. Sistem ini dinilai sebagian kalangan pelaksanaannya justru akan memberatkan pedagang karena harga kios mahal dan tidak menguntungkan bagi pemerintah daerah.

"Sebenarnya tujuannya baik, tapi pemerintah harus melihat dan jadikan barometer Pasar Baru Karawang yang sampai saat ini justru tidak kunjung tuntas, karena pedagang ingin revitalisasi, tapi Pemkab ingin di BOT kan," ujar Wakil Ketua I DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina, Rabu (25/1).

Seharusnya, kata Sri, Pemkab Karawang mulai memberikan contoh salah satu pasar yang dibiayai oleh APBD dan tidak dikelola oleh pihak swasta. Dengan PAD Karawang saat ini yang mencapai Rp1,2 Triliun, dia yakin Pemkab Karawang mampu melakukan hal tersebut karena menggunakan sistem ekonomi kerakyatan.

Selain itu, kata Sri, Pemkab Karawang juga harus memikirkan tentang pembagian royalti yang dibayarkan pihak ketiga yang mengelola pasar tersebut, apakah sudah sebanding dengan pendapatan atau justru sebaliknya.

"Kami sering studi banding soal pasar, tapi tidak pernah menjadi acuan bagi pemerintah daerah," ujar Sri.

Kalaupun belum mampu membiayai pasar skala besar, kata Sri, Pemkab Karawang bisa saja terlebih dahulu belajar mengelola pasar tradisional di kecamatan atau di tingkat desa. Modalnya, kata Sri, Pemkab Karawang harus lebih aktif melakukan komunikasi memilih mana saja yang akan menjadi skala prioritas pembangunan di wilayah Karawang.

"Kita dari legislatif justru akan mendukung Pemda jika hal tersebut demi kemajuan Karawang," katanya.

Meski begitu, Sri enggan mengatakan bahwa sistem BOT ini tidak ada manfaat. Namun, jika melihat kondisi di lapangan, hampir semua pasar yang dikelola oleh pihak ketiga, justru menuai masalah yang tak kunjung tuntas sampai saat ini. Misalnya saja, Pasar Cikampek yang sampai saat ini bermasalah bahkan sudah masuk ke meja hijau karena terjadi sengketa.

"Nah, maksud saya ayo kita kumpul bersama bermusyawarah untuk membangun Karawang. Bila perlu pemerintah turun langsung ke lapangan, tanya langsung kemauan pedagang seperti apa," pungkasnya.#oca-nv

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, Januari 25, 2017