Penghulu KUA Terima Amplop Termasuk Gratifikasi

KARAWANG- PEKA -.Pernah dimasa Juru Bicara  Komisi Pemberantasan Korupsi   Johan Budi  mengungkapkan, seorang penghulu bisa dikatakan mene...

KARAWANG-PEKA-.Pernah dimasa Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi mengungkapkan, seorang penghulu bisa dikatakan menerima gratifikasi jika dia mengambil ongkos biaya nikah lebih dari yang ditetapkan peraturan pemerintah. Menurut Johan, gratifikasi (hadiah) yang diterima penghulu itu bisa digolongkan korupsi jika tidak dilaporkan si penghulu paling lambat 30 hari setelah diterima.



"Definisi gratifikasi itu kan menerima dalam kaitan dengan tugas dia, tetapi tidak diatur. Misalnya, tarif nikah Rp 10.000, dia dikasih Rp 100.000, nah yang Rp 90.000 gratifikasinya kalau masuk ke kantong dia. Uang itu masuk ke kas negara atau ke kantong dia?" kata Johan.



Dia mengomentari kasus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kediri Kota sekaligus petugas pencatatan nikah (P2N) Romli yang ditahan Kejaksaan Agung setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi biaya pencatatan nikah. Romli diduga memungut biaya nikah sebesar Rp 225.000 untuk pernikahan di luar kantor dan Rp 175.000 di dalam kantor. 

Dari nominal itu, Romli mendapatkan jatah Rp 50.000 sebagai petugas pencatat nikah plus Rp 10.000 sebagai insentif Kepala KUA. Padahal, peraturan pemerintah yang mengatur soal itu hanya memungut biaya nikah sebesar Rp 30.000 saja. Diduga Romli melakukan perbuatan itu selama kurun waktu 2 Januari 2012 hingga 31 Desember 2012 dengan jumlah pernikahan sebanyak 713. 

Dia mengatakan, sekecil apa pun gratifikasi yang diterima seseorang tetap bisa dikatakan korupsi jika tidak dilaporkan ke pihak berwajib dalam waktu maksimal 30 hari. Tidak ada batas minimal gratifikasi yang diatur dalam undang-undang. 

"Karena memang tidak ada ukurannya, enggak ada batas minimal, sekecil apa pun bisa dilihat gratifikasi," katanya. 

Terkait pungutan liar dalam pelayanan nikah ini, menurut Johan,KPK telah membahasnya dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama yang kini dipimpin mantan Wakil Ketua KPK M Jasin. 

Ke depannya, menurut Johan, diperlukan perbaikan dalam pelayanan nikah, misalnya dengan memperketat sistem pengawasan dan memperjelas berapa sebenarnya tarif nikah yang ditetapkan pemerintah agar masyarakat tidak lagi membayar lebih biaya nikah. 

"Bagaimana integritas orang-orangnya, kalau sudah dikasih negara tapi masih menerima, kan patut dipertanyakan, sistemnya apakah masih menimbulkan peluang terjadinya korupsi, lalu pengawasannya, apakah atasannya memecat atau tidak kalau ada penghulu yang terima uang," tutur Johan.#nv.

COMMENTS

bkd
budpar'

BERITA TERBARU

Nama

ADVETORIAL,13,AGAMA,1561,BERITA UTAMA,14450,BPK,3,BPN,2,BULOG,12,CELLICA,549,CIKAMPEK,422,CILAMAYA,529,DADAY HUDAYA,43,DAK,22,DANA BOS,69,DEWAN KARAWANG,733,DUKUN POLITIK,45,EDITORIAL,35,EDY YUSUF,24,EKONOMI,1825,FILM,16,FOKUS,20,gambar Ilustrasi,1,Gaya Hidup,6,GINA,5,H.BABAY SUMARNA,2,HANURA,2,HGN,72,HONORER,787,HUKUM,39,HUMOR,18,HUT KARAWANG,38,IDUL FITRI,18,IKLAN,7,INTERNASIONAL,1021,internasonal,2,ISU,152,JAWA BARAT,44,JOKOWI,141,KANDIDAT BUPATI KARAWANG,94,KAPOLRES,5,KARAWANG,9232,KARAWANG KOTA,268,KARAWANG SELATAN,128,KARAWANG UTARA,431,KEBUDAYAAN,298,KESAKTIAN PANCASILA,3,KESEHATAN,1192,KISAH,53,Klik tulisan dibawah,1,KOPERASI,42,KPK,435,KPU,168,KRIMINAL,3074,krimnal,1,KULINER,101,KURIKULUM,139,LEBARAN,24,LEMAHABANG,15,LINGKUNGAN,918,LOKER,3,MARJUKI,53,metropilitan,1,METROPOLITAN,492,MUDIK,78,NASIONAL,5252,olaharaga,2,OLAHRAGA,1423,PARPOL,1282,pasunda raya,1,pasundan,1,PASUNDAN RAYA,2616,PAUD,67,PDAM,4,PEMDA,461,PEMILU,4,PENDIDIKAN,4378,PENDIDIKAN UN,13,PENGUMUMAN,48,PEREMPUAN,1052,PERGURUAN TINGGI,306,perguruan tinggi nasional,1,PERISTIWA,2920,PERTANIAN,971,PIALA DUNIA BRASIL 2014,3,PILEG,297,PILGUB,643,PILKADA,966,PILKADES,293,PILPRES,203,PMI,85,PNS,13,POLITIK,493,PRAMUKA,76,PRESIDEN,209,PROFIL,22,ps,1,PUNGLI,13,RAMADHAN,592,REDAKSI,10,SAAN,52,SEJARAH,181,SEJARAH ISLAM,51,SEKOLAH DASAR,88,SEKOLAH MENENGAH,148,SELEBRITIS,316,SOSIAL,217,SOSOK,13,SURAT PEMBACA,14,TEKNOLOGI,218,TELAGASARI,214,TEMPURAN,487,TENAGA KERJA,1195,THR,1,UKG,10,UKK,3,ULUM,7,UN,251,UNIK,125,VIDEO,1,WAKIL BUPATI KARAWANG,134,YAYASAN,78,
ltr
item
PELITA KARAWANG: Penghulu KUA Terima Amplop Termasuk Gratifikasi
Penghulu KUA Terima Amplop Termasuk Gratifikasi
https://3.bp.blogspot.com/-SyEWcv468wo/WIwuKLjtXGI/AAAAAAABXf4/hKHy49vlERkaIzs8N5NI3EYv2Lr2TGwBACLcB/s320/pernikahan.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-SyEWcv468wo/WIwuKLjtXGI/AAAAAAABXf4/hKHy49vlERkaIzs8N5NI3EYv2Lr2TGwBACLcB/s72-c/pernikahan.jpg
PELITA KARAWANG
http://www.pelitakarawang.com/2017/01/penghulu-kua-terima-amplop-termasuk.html
http://www.pelitakarawang.com/
http://www.pelitakarawang.com/
http://www.pelitakarawang.com/2017/01/penghulu-kua-terima-amplop-termasuk.html
true
2625767566995437269
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy