Awas Masyarakat Karawang Jangan Terpancing Isu SARA - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Senin, 20 Februari 2017

Awas Masyarakat Karawang Jangan Terpancing Isu SARA


KARAWANG,PEKA -Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Teddy Ruspendi Sutisna meminta warga masyarakat tidak terpancing isu sara (suku, agama, dan ras) yang saat ini sedang santer terdengar. Masyarakat harus tetap menjalin silaturahmi antar sesama guna menjaga kondusifitas di lingkungannya masing-masing.(20/2/2017).

Teddy menyebutkan hal tersebut saat memberikan sambutannya dalam acara peletakan batu pertama perluasan bangunan Masjid Baitur Rahman, yang terletak di komplek perumahaan Adiarasa, Kecamatan Karawang Barat, akhir pekan lalu. 

"Isu politik saat ini semakin panas, termasuk di Kabupaten Karawang. Saya harap masyarakat tetap tenang. Kegaduhan itu jangan sampai merusak Ukuwah Islamiah," kata Teddy.

Dalam kesempatan itu Teddy mengajak umat Islam bersatu pada dalam berbagai hal, temasuk dalam pembangunan masjid yang ada di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan demikian, kebutuhan tempat ibadah yang nyaman dan representatif bisa segera terwujud.

"Saya sebagai warga Perumahan Adiarasa sangat mendukung pengembangan masjid ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Perluasan Masjid Baitur Rahman, Adi Subardi mengatakan, masjid yang ada di lingkungannya itu dibangun pada tahun 1987. Masjid tersebut sempat diperbaharui dan diperluas beberapa kali, seiring dengan semakin bertambahnya warga Perumahan Adiarasa.

Saat ini, lanjut Adi Subardi, daya tampung Masjid Baitur Rahman sudah tidak sebanding dengan jumlah jemaahnya. Oleh karena itu, pihaknya melakukan perluasan masjid seluas 240 meter persegi.

"Biaya yang dibutiuhkan untuk perluasan masjid ini sebesar Rp 579 juta. Saat ini sudah terkumpul dana sebanyak Rp 350 juta yang murni merupakan sumbangan dari masyarakat," katanya.

Disebutkan, pula perluasan masjid Batur Rahman ditargetkan rampung sebelum Ramadan tahun ini. Dengan demikian, saat pelaksanaan Sholat Taraweh, semua jamaah bisa menjalankan ibadahnya di dalam masjid, tidak ada lagi yang sholat di halaman masjid.

Dikatakan pula, pembangunan perluasan masjid tersebut akan dilakukan secara bertahap, hingga lantai dua beridiri. Demikian pula, penggalangan dana pun akan dilakukan sesuai kebutuhan dan keikhlasan masyarakat setempat.

"Melalui perluasan masjid ini diharapkan jalinan silaturahmi antar jemaah semakin erat. Apalagi, jumlah jemaahnya terus membludak, terutama pada waktu sholat magrib dan shubuh," pungkasnya.(oca).
Posting Komentar