Iklan
Loading...

Banyak SEKDES Kurang Terlatih Teknologi

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Selasa, Februari 28


Karawang, PEKA - Sejumlah Sekretaris Desa mengaku apresiatif terhadap aplikasi baru dalam merapihkan format administrasi desa. Selain sudah online, pendidikan dan pelatihan untuk menguatkan administrasi dengan teknologi komputerisasi lebih modern. Namun, Pelatihan Aplikasi Manajeman Administrasi Desa (Simade), Aplikasi Monografi Desa (Simode) dan Aplikasi  Si Mode (Modnografi Desa) dan Aplikasi Administrasi Desa (Siades), dianggap masih kurang karena keterbatasan waktu.

Musyawarah Para Sekdes Tempuran
Sekdes Pulojaya Abdul Mahmud mengatakan, Soft Ware dari realisasi aplikasi Dana Bagi Hasil (DBH) sudah terpasang dan terbuka, meskipun pemasangan wifi nya harus digarap internal desa. Baru-baru ini, ada pelatihan bagi para Sekdes dan operator desa kaitan administrasi yang disebut Simade, Simode dan Siades, namun belum komerhensif pelatihan itu difahami akibat waktunya yang hanya sehari, Padahal diakui Mahmud, pelatihan ini penting di serap semua Sekdes sepertinya agar bisa memahami Tata kelola desa, baik secara online maupun manualnya, sebab kalau sudah menguasainya, ia yakin hal ini akan lebih mudah mengakses segala bentuk administrasi desa secara online ini." Pelatihannya cuma sehari, bagaimana bisa faham spontan, harusnya memang sebulan untuk menuntaskannya, karena ini penting sekali." Ungkapnya.

Lebih jauh Mahmud mengungkapkan, disamping tata kelola dan teknisnya yang diharapkan bisa lebih tuntas, Komputernya juga diakui Mahmud harus berkualitas untuk menyimpan data-data administrasi desa, baik online maupun manual, semuanya sama formatnya mengacu ke Permendagri 112. 

Karenanya, penguasaan materi diharapkan ada kelanjutannya untuk menguasai 3 aplikasi tersebut, agar semua pemahamannya terintegrasi dengan baik, sebab, dengan 3 aplikasi ini, data-data surat yang dibuat setia bulan, entah ditingkat Dusun maupun Desa, bisa terdeteksi semua jumlahnya. 

Sehingga, permintaan data dari Pemerintah, Mahasiswa yang penelitian maupun kepentingan sensus bisa lebih diperingan." Kita harapkan ada pelatihan lanjutannya agar penguasaannya lebih detail," Pungkasnya.#sr-novi.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Selasa, Februari 28, 2017

0 komentar: