Hadirnya Investor Menjadi Persoalan Baru Pemerintah Karawang

0

KARAWANG–PEKA-.Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karawang melaksanakan kegiatan seminar bagi remaja pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) RW 14 Perumahan Permata Regensi Desa Cikampek Utara, untuk memberantas kenakalan remaja, narkoba  dan pergaulan bebas. (14/2/2017).

Wakil Ketua KNPI Karawang Bidang Bimbingan Mental, Spiritual dan Kerohanian, Marano Juli Mutmayani mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen DPD KNPI Karawang untuk membangun pemuda yang berguna bagi bangsa dan negara.

Marano mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi pemuda agar tidak sampai salah dalam pergaulan. Dia juga berharap pemuda bisa merapatkan barisan, terutama untuk memfilter hal-hal yang bisa merusak moral pemuda seperti narkoba, pergaulan bebas dan kenakalan remaja lainnya. “Para remaja ini nantinya yang menjadi generasi bangsa. Jadi, KNPI terus berkomitmen untuk membangun dan ikut berkontribusi menciptakan pemuda yang unggul,” kata Marano.  

Sementara itu, di tempat yang berbeda, Ketua DPD KNPI Karawang, Lukman N Iraz mengatakan KNPI sebagai wadah berhimpun, wadah kaderisasi dan wadah bagi semua pemuda  yang tepat untuk mewujudkan hal tersebut. “Saya juga berharap semua elemen bisa membesarkan KNPI yang menjadi rumah bagi pemuda,” kata Lukman.

Tak hanya memberikan pembinaan bagi pemuda, DPD KNPI Karawang juga melakukan kerja sama dengan sejumlah bidang untuk memajukan pemuda Karawang. Salah satunya adalah melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang bidang Kepemudaan dan Olahraga untuk pelatihan usaha.

Kerja sama dengan PO itu merupakan langkah KNPI membantu pemerintah dalam mengentaskan dan sebagai bentuk solusi menekan angka pengangguran di Karawang, sekaligus menjadi upaya untuk meningkatkan perekonomian di Karawang. 

“Diharapkan pemuda di Karawang menjadi pionir dalam memajukan daerahnya. Kami yakin Karawang dapat menjadi daerah yang lebih maju dalam bidang perekonomian, tentunya dengan peran penting para pemuda. Tak hanya itu, dengan diberikannya pelatihan pemuda di Karawang, bisa membuka lapangan kerja yang baru,” kata dia.

Lukman mengatakan, suatu daerah atau negara, bisa dikatakan menjadi daerah yang maju, jika lebih dari dua persen warganya melakukan wirausaha. Sementara, kondisi yang terjadi di Karawang, bahkan di Indonesia, warga yang menjadi pelaku usaha belum mencapai angka di atas dua persen. “Inilah yang menjadi sorotan kami di KNPI,” ujarnya. 

Menurut Lukman, banyaknya investor yang menanamkan modalnya di Karawang, yang diharapkan mampu menggerakan perekonomian di Karawang dan masalah sosial di Karawang, nyatanya masih jauh dari harapan. Salah satunya tidak seimbang antara lapangan kerja atau usaha dengan lulusan sekolah yang ada. 

“Justru hadirnya  investor menjadi persoalan baru bagi pemerintah. Yaitu masalah tenaga kerja yang kerap menjadi kecemburuan sosial,” tegasnya.#oca.
Posting Komentar