Loading...

Ini Dia Pernyataan Kepala Desa Lemahmakmur Terkaitan Dugaan Tilep Dana PAUD

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Jumat, Februari 10, 2017


KARAWANG,PEKA-Menanggapi pemberitaan yang beberapa waktu lalau disiarkan oleh PEKA, terkait Dugaan Kepala Desa Lemahmakmur melakukan penyelewengan terhadap penggunaan anggaran Negara bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2015 dan tahun 2016, kepala Desa Lemahmakmur, Kecamatan Tempuran, Wawan angkat bicara.(10/2/2017).
Beberapa Berita Terkait :

Oknum Aparat Desa di Karawang Paparan Pembangunan Desanya Diduga Menggunakan Gambar dari Facebook

Inspektorat Minta KADES Jangan Rekayasa Bantuan DESA

Dalam Ekspos Anggaran Desa, Pemerintah Desa Lemahmakmur Klaim Sudah Realisasikan Anggaran Pendidikan Dan Kesehatan


Dalam surat yang dituliskan bahwa DD tahun 2015 Desa Lemahmakmut tidak mengalokasikan dana untuk PAUD, sehingga wajar bila dua pengelola PAUD di desa kami belum mendapat bantuan apapun dari pemerintah Desa Lemahmkmur.

Selanjutnya,Dana untuk PAUD kami alokasikan pada dana DD tahun 2016. Tapi sayang hingga saat ini dana tersebut belum kami terima.

Perihal pemaparan pembangunan desa yang kami lakukan di kantor Kecamatan Tempuran beberapa waktu lalu meliputi seluruh bangunan yang ada di desa kami tanpa melihat dari mana dana tersebut bersumber. Termasuk pembangunan PAUD Al-Huda Dusun Wagirterong dan Klinik di Dusun Babakan hoe.

Kami menolak bila ada pihak yang menuduh bahwa kami mengklaim pembangunan PAUD Al-Huda didanai oleh anggaran desa. Kami tahu angaran tersebut bersumber APBD Kabupaten Karawang tahun 2016 dengan apirator saudara Asep Saepudin,SH selaku anggota DPRD Kabupaten Karawang.


Menganai asumsi wartawan media yang berkaitan dengan penyebab keterlmbatan pencairan DD tahun 2016 tahap dua disebabkan oleh belum terealisasinya alokasi dana untuk Pendidikan dan Kesehatan, kami menolaknya. Tidak semua orang tahu kendala yang dihadapi oleh kami selaku pelaksana dan penanggung jawab Dana Desa tahun 2016 tahap pertama, bahwa ada kendala teknis yang tidak bisa dipaksakan.Ketika itu jalan yang menjadi objek pembangunan menghadapi masa panen dan vital digunakan sarana pengangkut hasil panen. Terpaksa kami harus menunggu selesai panen.#dzr-novi.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Jumat, Februari 10, 2017