Jika Masih Memiliki Nurani,Lebih Baik BS Mundur Dari Jabatan Ketua Dewan Kesenian Karawang

0

KARAWANG-PEKA-.Berdasarkan usulan kajian Wakil Ketua DPC GMNI Karawang Bidang Pendidikan dan Kebudayaan,kondisi Dewan Kesenian Karawang (DKK) sebetulnya sudah sangat mengkhawatirkan.Hanya saja keadaan ini ditutup-tutupi oleh sejumlah unsur yang berada dibelakang sosok Ketua DKK dan itu sebagai pemantik dari kisruhan yang terjadi di  tubuh organisasi tersebut.Bagaimana tidak,diusia kepengurusan DKK yang bahkan belum genap  1 tahun sejumlah kasus mewarnai karir Ketuanya yang betul-betul menodai nama baik pelaku kesenian,budaya dan bahkan pemerintah daerah Kabupaten Karawang,namun sayangnya sosoknya masih saja dapat melenggang duduk di kursi DKK dibawah naungan Disparbud.(12/2/2017).

Azmi Ketua DPC GMNI Karawang.
"Sebagai Ketua Umum, berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, Budi Setiawan  (BS) memiliki catatan buruk perihal keuangan dengan beberapa pihak.Mulai dari pembuatan kostum, para seniman, pemodal, hotel, pengrajin gamelan dan berbagai pihak lain yang kalau disebutkan satu-persatu akan memenuhi halaman ini." ujar Muhammad Azmi Ketua DPC GMNI Karawang.

Kemudian ungkapnya,permasalahan yang seharusnya menjadi urusan pribadi,ternyata melebar menjadi permasalahan organisasi.Ketidakmampuan BS dalam menjalankan organisasi, ditambah dengan sikap buruknya membuat nama kesenian dan kebudayaan Karawang menjadi ikut buruk.Parahnya,tegas Azmi,GMNI pun menerima informasi terkait keberanian BS mengambil hak orang lain,tidak tanggung-tanggung dirinya berani untuk markup dana kostum untuk acara roadshow Bupati dalam helatan budaya, sehingga panitia kelimpungan mencari gantinya,tuding Ketua DPC GMNI Karawang.


"Anehnya pihak Disparbud masih mempertahankan yang bersangkutan, tidak ada keputusan yang tegas dari pihak Kepala Dinas maupun jajarannya. Padahal secara finansial dan nama baik, Disparbud Karawang sudah sangat dirugikan. Ada apa ini? Mungkinkah dari sekian panjang daftar penyelewengan BS, Disparbud terlibat,entahlah. Atau karena dia memiliki kedekatan dengan Bupati, sehingga pihak Disparbud merasa segan untuk menindaknya secara tegas? "beber Azmi.

Ketua DPC GMNI Karawang menyebutkan,lalu tindakan seperti apa yang seharusnya dipebuat?,jika BS masih memiliki nurani,seharusnya dia sadar akan kekurangannya lalu legowo dan segera mengundurkan diri. Atau Disparbud secara tegas mengintruksikan kepada pengurus DKK dan PKC untuk membuat keterangan mosi tidak percaya dan segera mencopot Budi Setiawan dari Ketua umum DKK atau segeralah fasilitasi pengurus DKK dan PKC untuk melakukan MUSDALUB.Jika keadaan ini dibiarkan berlarut-larut,bagaimana nasib kesenian di Karawang?.DKK yang notabene adalah induk organisasi seni di Karawang saja sudah sedemikan kacaunya,apalagi keseniannya.Kalau memang pihak Disparbud tidak mampu melakukan kebijakan ini, lebih baik serahkan pada Bupati.Jika Bupati tidak melakukan tindakan tegas karena kedekatan, artinya Bupati tidak menyayangi masyarakat seni di Karawang.Sudah banyak pihak yang dirugikan,sudah seharusnya diambil tindakan tegas. Jangan karena BS setitik rusak DKK Se-Karawang.


"Sekali lagi saya tegaskan, sikap BS sudah mencoreng nama baik Karawang,khususnya dalam konteks kebudayaan,kesenian.Bayangkan bagaimana tokoh seniman dan budayawan yang rill bekerja untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan justru tidak mendapat apa-apa, sedangkan BS yang jelas bertindak tidak beres seolah dilindung,"Pungaks Azmi.#rlis.
Posting Komentar