Kadinsos : PSK Karawang Mayoritas Janda - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Minggu, 05 Februari 2017

Kadinsos : PSK Karawang Mayoritas Janda


KARAWANG, PEKA -  Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Rokhuyun A Sentosa, menyebutkan hasil data yang diperolehnya Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Karawang adalah status janda.

Ilustrasi Para Perempuan Malam
Menurutnya, data tersebut diperoleh setiap kali ada operasi yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di berbagai tempat, kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk ditindak lanjuti.

"Hasil pendataan, PSK di Karawang statusnya janda. Ada sebagian juga statusnya punya suami. Jika dari usia relatif, tetapi pernah ditemukan ada yang masih remaja usia sekitar 15 tahun," kata Kadinsos, belum lama ini.

Rokhuyun mengatakan,  operasi selaku dilakukan oleh Satpol PP, berbagai lokalisasi disisir hingga daerah.  Pasca operasi, selanjutnya penindakan Dinas Sosial adalah pembinaan. Bahkan dikirim ke Cirebon atau Jakarta.

"Di Cirebon dan Jakarta sudah punya tempat penampungan PSK. Mereka dikarantina selama 6 bulan, diberikan pelatihan hingga mahir. Usai itu diberikan modal usaha agar mereka berhenti menjajakan diri," katanya.

Kata Rokhuyun, Karawang sendiri mendapatkan jatah kuota 30 orang di penampungan karantina Jakarta. Namun dari 30 PSK yang dibina hanya 4 orang saja berhenti menjadi PSK.

"Tahun kemarin ada 30 orang di Jakarta. 3 orang dikembalikan, karena ada penyakit HIV/AIDS. Sisa 27 orang, namun tidak bertahan seluruhnya. Hasil pembinaan selama 6 bulan, PSK di lepaskan lagi dan diberi modal untuk wirausaha. Yang berjalan hanya 4 orang saja, selebihnya kembali lagi jadi PSK," jelasnya.

Disinggung alasan kembali lagi jadi PSK, Rokhuyun menjelaskan, hasil pendataan karena PSK masih muda dan masih laku. Namun ia memastikan, jika tidak ada pelanggan lagi mereka akan berhenti dengan sendirinya.

"Mungkin bahasa kerennya pensiun. Baru mereka berhenti. Kalau yang masih muda-muda susah juga, meski ada pembinaan. Tetapi bisa juga dengan proses agar mereka sadar. Ya melalui pendekatan, pembinaan terus menerus, diberikan pemahaman ilmu agama dan lain sebagainya," tambahnya.

Seperti diketahui tempat prostitusi di Karawang bukan rahasia lagi. Bahkan jarak tempat penjaja seks bebas itu berdekatan dengan kantor bupati. Dulu sempat ada wacana Wabup Jimmy Akhmad Zamaksyari, akan menempatkan satu titik tempat lokalisasi di wilayah pesisir Karawang.#oca-novi.
Posting Komentar