Iklan
Loading...

Miris, PEMKAB Jatah Anak Yatim Rp 2 Ribu Perhari

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, Februari 8


Karawang, PEKA - Janji Politik Cellica-Jimmya nampakya masih samar untuk pro terhadap anak-anak yatim diberbagai pelosok desa di Karawang. Betapa tidak, selama kepemimpinannya, anak-anak tanpa orangtua tersebut hanya dijatah Rp 68 ribuan perbulannya, itupun di distribusikan setahun sekali seperti guru ngaji dan pengajar DTA. Parahnya, anggaran yang diplot konon mencapai Rp 18 Miliar tersebut tidak cukup, menggelinding wacana menghimpun dana dengan "Jumatan berbayar" melalui SK Bupati.

Santunan Anak Yatim
Pimpinan Pondok Pesantren Yatim Piatu Al Burdah Desa Bayurkidul Kecamatan Cilamaya Kulon, Drs KH Aning Amrullah mengatakan, sepengetahuan yang diterima yayasan miliknya, sejauh ini Pemkab baru gelontorkan dana Rp 820 ribuan pertahun bagi anak-anak yatim, atau dengan kata lain sekitar Rp 68 ribuan perbulannya. Itupun dibagikan setahun sekali menjelang hari raya idul fitri melalui rekening yayasan untuk kemudian didistribusikan. Dirinya tidak tahu, berapa yatim yang didapatkan dari Pemkab hasil penyisiran pemerintah desa masing-masing. Yang jelas, angka Rp 820 ribu ini dari Pemkab jauh nominalya dari yang diperoleh para donatur yang istiqomah." Setahu saya Pemkab ngasih anak yatim kami Rp 820 ribu pertahun, itupun dibagikannya setahun sekali," Ungkapnya.

Akibat kekurangan tersebut sambung Kiai Aning, dirinya rela "nyampir" sendiri untuk memenuhi kebutuhan  anak yatim yayasannya yang mencapai 50 anak. Entah itu ke Dinas-Dinas, maupun nyapir ke gudang-gudang beras johar." Allhamdulillah kita mah dari nyapir ke pasar beras juga dapat, dibilang masih kurang ya kurang, saya cuma ingin anak yatim ini tercukupi kebutuhan sehar-harinya, kan amanah dari Allah Swt," Ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya, Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamakhsyari mengungkapkan, Pemkab mengakui dana bantuan untuk yatim belum cukup, karena Pemkab baru bisa menganggarkan sekitar Rp 18 Miliar pertahun. Meski demikian, dirinya akan meminta izin kepada Bupati, agar infaq/sodakoh jumatan itu dibuatkan SK kepada semua DKM-DKM Masjid se Karawang, dengan berbayar jumatan Rp 2 ribu saja, kiranya bisa menambah anggaran untuk anak-anak yatim yang alokasinya juga dari sekitaran masjid tersebut," Memang kurang, tapi bisa nanti kita minta izin bupati mengeluarkan SK buat DKM-DKM, agar jumatan diarahkan berbayar Rp 2 ribu saja," Pungkasnya.#sr-novi.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, Februari 08, 2017

0 komentar: