Loading...

Dibuka Seleksi Kadishub Karawang

Tanpa Regulasi, Tarik Uang Wisatawan Masuk PUNGLI

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Senin, Februari 06, 2017


Karawang, PEKA - Desa dengan kepemilikan lokasi wisata disebut-sebut rentan melakukan Pungutan Liar (Pungli) berkedok retribusi. Jika tanpa regulasi Peraturan Desa (Perdes) dan rincian kejelasan pemasukan dan pengeluarannya diperuntukan untuk apa, maka retribusi demikian masuk kategori ilegal.

Pegawai Desa Ciparagejaya
Disela-sela pemeriksaan reguler di Kantor Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran, Irban II Inspektorat Karawang Mukhlis Villy mengatakan, pemerintah desa dengan aset wisata menjadi potensi yang bisa dikembangkan untuk pemasukan pada Pendapatan Asli Desa (PADes). 

Betapapun memiliki milik Pemkab, Peraturan Desa (Perdes) sebagai regulasi pengaturan retribusi dan besarannya harus dimiliki pemerintah desa, berapa target yang di plot Pemkab untuk pemasukan PAD dan berapa bagian milik desa untuk PADes. Dengan kata lain sebut Mukhlis, Perdes ini sebagai payung hukum yang jelas untuk mengatur retribusi dalam bentuk penarikan uang kepada para pengunjung wisata. 

Artinya, jika pungutan yang tanpa dasar Perdes, jangankan Iuran Rutin Desa (IRTD), retribusi pariwisata saja bisa dikategorikan ilegal dan masuk kriteria Pungutan Liar (Pungli)," Jangan mentang-mentang punya lokasi wisata, desa-desa ini mengabaikan Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur soal dana tarikan dari pengunjung wisatanya, jika tanpa itu, ya ilegal," Ungkapnya.#sr-novi.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Senin, Februari 06, 2017