Tetesan Air Mata Petani Karawang

0

KARAWANG,PEKA-.Betapa sedihnya petani di Kabupaten Karawang saat harga gabahnya di hargai Rp 300 perkilogram. Bahkan  juga nyampe Rp2000 perkilogram.(21/2/2017).

Harga tersebut jauh dari harapan petani. Idealnya harga paling murah Rp400 perkiloram. Namun panen raya musim ini anjlok signifikan.

"Harga padi kami di beli dengan harga murah," kata Ujang, petani asal Rawamerta.

Ujang mengaku gabah pihaknya dibeli tengkulak. Ia tidak punya akses untuk jual ke bulog. Namun ia harapkan ada campur tangan pemerintah dalam jual beli gabah.

"Ya jangan terlalu anjlok harganya. Kalau begini jadi rugi," ungkapnya. 

 Tak kuat menahan kesedihan itu, Ujang mengeluarkan air mata. Ia yang mengandalkan pendapatan di sektor pertanian.

"Apa dikata, ini yang terjadi dilapangan. Meski pemerintah bicara manis soal rakyat, tapi ini yang sebenarnya," ujarnya.

Begitu juga dengan Petani Karawang Timur. Mereka panen dini akibat musim hujan. "Kami Takut banjir, maka panen dari sekarang," ucapnya Udin.(oca).
Posting Komentar