GMBI Karawang Siap Bantu Petani Wanajaya - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Sabtu, 04 Maret 2017

GMBI Karawang Siap Bantu Petani Wanajaya


Karawang, PEKA. - Kemelut konflik sengketa lahan yang menimpa kaum tani blok kutatandingan kampung kiarahayam desa wanajaya kecamatan telukjambe barat kabupaten karawang sedikit banyaknya sudah menyita perhatian sejumlah kalangan. 
Petani Desa Wanajaya saat bersilaturahmi
 ke kediaman Ketua GMBI Distrik Karawang

Kini perhatian tersebut datang dari kalangan Lembaga Sawadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indoensia (GMBI) Disktirik Kabupaten Karawang yang telah sudi membantu perjuangan petani secara penuh dari sisi litigasi maupun non litigasi, bahkan siap perang demi merebut kembali hak kaum tani yang telah dirampas.

Munculnya perhatian GMBI tersebut berawal dari puluhan petani blok kutatandingan yang terusir dari tempat tinggalnya mendatangi kediaman Ketua Distrik GMBI Karawang M Sayegi Dewa pada senin (27/02/2017) malam.

Puluhan petani yang datang penuh pengharapan itu disambut baik dan langsung diterima oleh ketua Distrik GMBI karawang M Sayegi Dewa. 

Dengan beralasakan tikar yang digelar dihalaman depan kediaman ketua Distrik yang beralamat di perumahan graha puspa karangpawitan tersebut puluhan petani berdiskusi terkait persoalan yang sedang dihadapinya. 

Secara bergantian satu persatu petani yang mayoritas sudah berumur renta dengan nada suara yang terbatah-batah mengadukan keluh kesah atas kekejaman yang dilakukan oleh pihak pt pertiwi lestari pada bebrapa waktu silam mengusir paksa mereka dari penghidupanya dengan tindakan yang sangat tidak manusiawi.

Dalam pertemuan dadakan antara petani dengan ketua GMBI, lagi-lagi gelimang air mata petani pecah dihadapan GMBI. Dikarenakan salah seorang petani tua tak kuasa menahan air matanya jika menceritakan anak laki-lakinya yang bernama oman, yang termasuk dalam sebelas petani korban kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak pt pertiwi lestari sempat mendapatkan intimidasi fisik dari kepolisian polres karawang.

Petani tua menceritakan pengalaman anaknya yang hari ini sedang dibalik tembok pesakitan, tak luput mendapat tidakan yang tidak wajar dari penyidik polres karawang.

Intimidasi fisik hingga sundutan api roko dipunggung turut dialami oman saat berjalanya pemeriksaan berlangsung polres karawang. 

Akibatnya Kini oman menderita luka bakar bekas sundutan api roko bahkan tulang hidungnya harus menderita cacat fisik akibat hantaman benda tumpul jenis kunci kendaraan yang sengaja didaratkan seorang penyidik polres karawang yang kebetulan memeriksa oman pada saat itu. 

Perlakuan kasar aparat kepolisian terhadap petani semata-mata, kesebelas petani yang dikriminalisasi oleh anak usaha dari salim group tersebut supaya mengakui perbuatannya.

"Demi petani GMBI siap perang melawan PT Pertiwi Lestari. Hingga hak yang terampas kembali ketangan petani,"tegasnya Ketua Distrik GMBI Karawan M Sayegi Dewa.

Dewa mengatakan GMBI juga siap mengawal rencana kepulangan petani ke kampungnya kembali.

"GMBI juga siap mengawal petani untuk pulang ke rumahnya dan mejaganya dari ganguan pihak pt pertiwi lestari,"ucapnya.

Menurut Suprayitno SH Kuasa Hukum Petani dari LBH GMBI Karawang mengatakan tindakan aparat kepolisian yang dari awal terjadi bentrokan petani dengan pihak pt pertiwi lestari. 

Kepolisian sudah terbilang tidak memposisikan dirinya netral. Padahal, faktanya dilapangan yang terjadi hanya bentrokan bukan pengeroyokkan seperti yang dituduhkan dalam fakta persidangan yang sedang berlangsung.

"Kalau mau fair Dilapangan juga pihak dari kemanan pt pertiwi lestari melakukan tindakan kekerasan kepada petani. Namu nyatanya mereka tidak ditangkap,"katanya

Untuk selanjutnya pihak GMBI akan melaporkan tidakan pt pertiwi lestari yang sudah merusak rumah - rumah warga dan ladang warga kepada pihak polda jawa barat.

"Selanjutnya kami akan buat laporan ke polda jabar terkait pengeruskannya ke polda jabar. Jadi ini kita biar fair saja,"ucapnya.

Selain itu, GMBI akan menerjukan anggotanya 1000 orang untuk mengawal putusan vonis majelis hakim pada pekan depan mendatang di PN Karawang.

"Sudah pasti dibenarkan 1000 orang anggota GMBI akan diterjunkan untuk mengepung sidang vonis petani minggu depan,"terangnya.#Men
Posting Komentar