Iklan
Loading...

Pengurus KGL Beri Kompensasi Penunggak Lunasi 50 Persen

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, Maret 22


Karawang, PEKA - Berlarutnya piutang ragu yang tercantum dalam risalah Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Guru Lemahabang (KGL), berbuntut panjang. Selain ancaman mempolisikan 61 guru yang menjadi kreditur piutang 3 tahun terakhir, Pengurus KGL juga ancam penagihan paksa ditahun ini. Bahkan, memancing dilunasinya piutang, kreditur yang membayar 50 persen saja dari total piutangnya akan dianggap lunas.

H Udin Mahpudin
Bendahara KGL Lemahabang, H Udin Mahpudin mengatakan, dalam Koperasi aturan teritinggi adalah dari anggota melalui forum RAT, selama 2 tahun, piutang dari 61 guru yang terdiri dari guru SD hingga SMA tetap membuat repot tim penagih karena hasilnya selalu nihil. Bahkan, memang diantaranya ingin mempolisikan penunggak yang tidak koperatif tersebut, sebab jumlahnya yang terus membengkak hingga Rp 1,08 Miliar ini, ikut berdampak ke anggota lainnya. Karena itu, muncul wacana pembayaran 50 persen saja, bisa dianggap lunas, dan jika pembayaran itu fisiknya memang ada, masuk dalam pos Sisa Hasil Usaha (SHU) bukan tambahan modal."  Piutang besar itu ya akibat terus membengkak, kita wacanakan bayar 50 persen saja lunas," Ungkapnya.

Udin menambahkan, wajar jika ada yang ingin mempolisikan, sebab, piutang ragu sebesar Rp 1,05 yang tercantum dalam risalah itu beresiko dari tidak bisanya KGL meminjam uang ke Bank BKE, selain memang simpan pinjamnya ada yang kurang terpenuhi." Jika bayar 50 persen masuknya ke SHU, karena kalau perhitungan Modal mah sudah pas." Ungkapnya. 

Tahun ini, tim kembali dibentuk untuk penagihan, maka tidak aada cara lain selain memaksa agar bisa dibayarkan, karena selama ini sudah terlalu beresiko bagi keuangan KGL." Sudah sangat beresiko, maka caranya harus dipaksa," Pungkasnya.#sr-nv.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, Maret 22, 2017

0 komentar: