Samsuri Dinilai Langgar UU Pers, Larang Wartawan Wawancara Bupati

0
KARAWANG, PEKA. – Asisten Daerah 1 Pemkab Karawang, Samsuri dinilai telang manghalang-halangi tugas wartawan. Peristiwa itu terjadi di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Karawang, Kamis (30/3) siang.  
gambar Ilustrasi

Saat itu, rombongan  wartawan mencoba door stop mewawancarai Bupati Karawang, terkait pengelolaan dana desa.

“Jangan wawancara bupati ya, ada tamu ingin bertemu bupati sudah menunggu berjam-jam,” tutur Samsuri kepada rombongan wartawan. 

Salah seorang wartawan, Nila Kusuma  mencoba menjelaskan kepada Samsuri jika wawancara door stop tidak membutuhkan waktu lama, lima menit.

“Jangan, Ibu sedang sibuk,” balas Samsuri. 

Wartawan pun kembali bernegosiasi dengan Samsuri, jika wawancara door stop hanya akan menyita waktu Bupati Cellica sekitar satu menit. Namun Samsuri membalas penyataan tersebut dengan kalimat arogan. “Kamu, satu menit, satu menit,” seraya meninggikan nada suaranya.

Tidak berselang lama, Bupati Cellica mendekati rombongan wartawan. “Siang bu, minta waktunya sebentar ya bu,” sapa romboingan wartawan kepada Bupati Cellica. Dengan senyum ramahnya Cellica menjawab pertanyaan, di sesi wawancara yang memakan waktu sekitar lima menit itu. Cellica pun kemudian beranjak ke ruang kerjanya, didampingi Asda 1 Pemkab Karawang,  Samsuri.

Menyikapi hal tersebut, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Karawang, Olah PH Sibarani berkomentar, kapasitas Samsuri sebagai apa sehingga bisa melarang wartawan untuk mewawancarai bupati. Menurutnya biasanya yang mengatur jadwal bupati sibuk atau tidak itu  pihak protokoler.

“Kepentinganya apa dia kan asisten I bidang pemerintahan kok mencampuri protokoler,” kata Oland.

Menurut Oland seharusnya Asda Samsuri tidak berbuat seperti menghalang-halangi tugas wartawan. Tawaran wawancara antara wartawan dengan nara sumber, merupakan hak preogatif nara sumber apakah menolak atau menerima wawancara tersebut. 

“Lagi pula, nara sumber yang diwawancarai wartawan tidak keberatan meluangkan waktunya beberapa menit menjawab pertanyaan wartawan. PWI Karawang melalui bidang hukum akan mengkaji hal ini, apakah termasuk menghalangi tugas jurnalis atau tidak, seperti yang diatur dalam undang-unang jurnalistik,” kata Oland.#oca.
Posting Komentar