Sehat, Kopontren Ghoyatul Jihad Banjir Pujian - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Senin, 13 Maret 2017

Sehat, Kopontren Ghoyatul Jihad Banjir Pujian


KARAWANG, PEKA - Tidak banyak Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) berkembang maju melainkan hanya sebatas nama. Namun, lain halnya dengan Kopontren PKP Ghoyatul Jihad Kecamatan Telagasari, dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 35 bersama ratusan anggotanya pada Minggu 12/3 kemarin, menjadi bukti bahwa Ghoyatul Jihad menjadi satu-satunya Yayasan yang memiliki Kopontren aktif dan sehat dengan segudang jasa usaha dan simpan pinjamnya.

Ilustrasi Logo Koperasi Indonesia
Hal itu, diakui Sekretaris Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Karawang, Haris Suryana. Disela-sela menghadiri RAT Kopontren Ghoyatul Jihad, pihaknya mengapresiasi kegiatan RAT yang digelar Kopontren, karena satu Koperasi bisa dikatakan hidup selama bisa menyelenggarakan RAT setiap tahunnya, sekurang-kurangnya bisa digelar 3 Bulan setelah tutup buku.

Apalagi sebutnya, saat ini sudah tidak ada lagi Koperasi yang berlabel Kopontren bisa selenggarakan RAT. Sebab, selama ini, Nama Kopontren memang populer, namun kebanyakan hanya menarik dana saja. Padahal, Koperasi itu merupakan wadah usaha bersama dan bergerak diberbagai bidang sesuai kesepakatan anggota." Ini menjadi satu-satu Koperasi dengan nama Kopontren yang masih hidup dan eksis, itu diukur dari rutinnya terselenggara RAT," Ungkapnya.

Haris menambahkan, Pihaknya sempat study banding ke salah satu Koperasi Wanita di Malang Jawa Timur,  disana dirinya salut, sebab memiliki anggota sebanyak 12 ribu ibu-ibu, asetnya juga besar yakni mencapai Rp 120 Miliar.  Bahkan unit pelayanan simpan pinjam, bangunan dan usaha lainnya mengalahkan perbankan pada umumnya. 

Karenanya, ia mengajak, masyarakat dan warga agar kiranya menghidupkan koperasi. Orang sebutnya, tidak bisa menuntut RAT atau keingintahuan soal Sisa Hasil Usaha (SHU) jika simpan pinjamnya di bank emok atau bank keliling , karenanya, ia berharap koperasi ini bisa menjadi penyangga ekonomi masyarakat yang lebih masif." Ayo hidupkan koperasi, manfaatkan sebaik-baiknya," Ajak Haris.

Ketua Kopontren Ghoyatul Jihad, H Oyok Abdurahman mengatakan, Koperasi ini sudah berdiri sejak tahun 1982. Saat ini, Kopontren yang memiliki 241 anggota per 31 Desember 2016 ini, memiliki aset Rp 880 jutaan dan bergerak konsisten dalam usaha simpan pinjam, unit niaga dan unit subsidi BBM. Bahkan, klasifikasi penilaian koperasi simpan pinjam Kopontren Ghoyatul jihad ini menyandang predikat cukup baik dan sehat dengan skor 74,15 ditahun 2016 ini. 

Karenanya, dalam RAT ke 35 ini,  meskipun keuntungan dari jenis usaha dalam setahun mencapai Rp 64,4 juta setelah dikurangi beban usaha, hanya menyisakan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp 17,04 jutaan dari target tahun 2016 sebesar Rp 30 juta, tapi tak mengurangi kesehatan keuangan Kopontren yang dipimpinnya selama ini, tinggal upayanya sebut Oyok, kiranya seluruh anggota diharapkannya bisa menyelesaikan kewajibann tepat waktu, sesuai dengan ketetapan yang berlaku." Alhamdulillah, dengan masih adanya SHU, Kopontren kita masih sehat dan bisa merencanakan target-target ditahun 2017 ini," Ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan RAT tersebut selain perwakilan ratusan anggota Kopontren, juga nampak pihak Yayasan Ghoyatul Jihad dan Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan Ukm Karawang.#sr-novi.
Posting Komentar