Bocah Cilamaya di Telantarkan Orangtua VIRAL Lagi - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Minggu, 16 April 2017

Bocah Cilamaya di Telantarkan Orangtua VIRAL Lagi


Karawang, PEKA - Setelah Juju binti Surban asal Dusun Sepat Kerep Desa Cikarang Kecamatan Cilamaya Wetan menjadi viral atas dugaan ditelantarkan, sesaat setelah diunggah di Instagram. Giliran bocah asal Dusun Sukatani RT 20/10 Desa Sukatani bernama Muhammad Cendi (18) bin Edot Suryadi,  diunggah pengguna media sosial Facebook atas dugaan diterlantarkan orangtua. Spontan, ramainya gambar bocah dengan perawakan kurus kerontang dan terbaring dirumahnya ini menjadi perbincangan masyarakat dan pejabat di Cilamaya.


Bocah yang di Telantarkan
Sekdes Sukatani, H Iqbal mengatakan, bocah itu diakuinya memang warga di Dusun RT 20/10, ibunya sebut Iqbal, sudah meninggal dunia, sementara bapaknya pergi kerja di Jakarta. Sehingga, si Anak bernama Muhammad Cendi ini diurus neneknya sendiri yang sudah tua renta. Disinggung jenis penyakit, Iqbal mengaku tidak tahu secara medis, yang jelas kondisi anak itu kesulitan berjalan dan kondisi badannya yang kurus kerontang." Iya Rame di Medsos, benar itu anak sudah gak ada ibu, tapi Bapaknya di Jakarta, sementara anak ini diurus neneknya," Ungkap Iqbal.

Kasubag TU UPTD Puskesmas Sukatani, Syarifudin mengatakan, kabar di Media sosial bahwa anak bernama Muhammad Cepi ditelantarkan, busung lapar atau juga dianiyaya adalah tidak benar. Pihaknya sudah cek ke rumahnya, memang kondisinya memprihatinkan, sebab anak itu hanya tinggal dengan neneknya yang juga memiliki penyakit Kusta, sementara ibu kandungnya meninggal dan bapaknya kerja di Jakarta. Jenis penyakit yang diderita Cepi, bukanlah busung lapar, tapi diduga ada kelainan syaraf, sebab saat bersekolah kelas 2 SD,  anak kelahiran 1999 itu sempat kecelakaan sepeda motor dan  mendapat perawatan sampai di rumah Sakit. 

Entah mengapa, sambung syarif,  dampak dari kecelakaan itu mungkin menjalar ke Syaraf yang membuatnya kesulitan jalan. Soal upaya penanganannya, Pihak Puskesmas akan cek lebih detail anak tersebut, karena data-data jaminan kesehatannya memang tidak ada, namun diupayakan mendapatkan perawatan, " Senin ini, Pihaknya akan meninjau kondisi anak tersebut, apakah berpeluang disembuhkan, karena selama ini tidak bersama orangtuanya, jadi gak keurus," Pungkasnya.#sr-nv.
Posting Komentar