Iklan
Loading...

Bupati Karawang Sebutkan Kedepan Gak Ada Lagi 'Jalan Dodol'

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Minggu, April 2

KARAWANG-PEKA-.Selama ini Bupati Karawang seakan membungkam dengan segala ocehan dan segudang keluhan masyarakat terkait jalan rusak,perempuan yang baru saja kehilangan bundanya tersebut akhirnya menjawab dengan gamblang.Berikut adalah petikan status Fb Bupati Karawang,yang menjawab tentang tindaklanjut jalan butut atau dodol di Karawang.(02/4/2017).
Selama ini, banyak keluhan warga Karawang soal jalan rusak. Saya tidak mau berkomentar banyak karena musim hujan. Mau dilakukan perbaikan pun kalau di musim hujan percuma, akan rusak lagi-rusak lagi.

Diperbaiki, baru sebentar sudah habis tergerus oleh air hujan. Sedangkan uang yang dipakai uang masyarakat. Harus kami pertanggungjawabkan.
Perbaikan berupa pengarugan di jalan berlubang baru akan dilakukan jika kondisinya sudah darurat, parah dan mengganggu lalu lintas.
Seperti truk terguling di Galuh Mas beberapa waktu lalu, saya perintahkan segera diarug walaupun musim hujan, karena kondisinya darurat dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Saat ini cuaca sudah membaik. Dua minggu lalu, saya perintahkan proses lelang pekerjaan dipercepat karena masyarakat banyak yang mengeluh soal kerusakan jalan. Alhamdulillah, tim satgas pemeliharaan jalan sudah dibentuk dan bekerja.
Rencana ada 44 titik jalan milik pemda yang rusak akan segera dibenahi.
Minggu depan insya Allah sudah dikerjakan tim satgas pemeliharaan jalan. Tahun ini, kami sudah anggarankan Rp 630 Miliar untuk pemeliharaan dan perawatan jalan di seluruh Karawang.
Kemudian, kemarin secara simbolis, kami juga sudah memberikan Dana Desa dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kepada pemerintah desa yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
Rata-rata Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,7 Miliar di tiap desa. Nominal ini tergantung dari luas wilayah dan jumlah penduduk. Mangga, dimanfaatkan dana besar ini untuk memperbaiki infrastruktur khususnya jalan.
Kita mengalokasikan anggaran yang menjadi kewajiban para kepala desa. Jadi untuk membangun jalan desa, jalan-jalan lingkungan desa ini dibangun oleh kepala desa melibatkan masyarakat.
Setelah anggaran miliaran ini cair ke desa, saya harap jalan-jalan di desa, gak ada lagi 'jalan dodol', lamun ceuk bahasa medsos mah. Harus bagus supaya bisa menjawab keluhan masyarakat soal jalan rusak di desa mereka.
Mangga pak kades, mangga bu kades. Selamat bekerja membangun desa.#Red.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Minggu, April 02, 2017

0 komentar: