Loading...

Disebut Wabup Bikin Perencanaan Buruk, APDESI Ngambek

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, April 12, 2017


Karawang, PEKA. - Pernyataan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakshyari, yang menyebut para Kepala Desa buruk dalam membuat perencanaan Dana Desa disela-sela Gebyar Paten Kecamatan Cilamaya Wetan akhir pekan lalu, ternyata membuat ketersinggungan sejumlah Kepala Desa. Selain mengesankan keraguan pada SDM para Kades, pernyataan rendahnya serapan dana desa akibat ulah Kades yang tidak mampu mengelola perencanaan, dianggap berlebihan.


Dikatakan Humas Apdesi Karawang, H Udin Abdul Gani. Pernyataan Wakil Bupati Karawang saat Paten, menyakitkan para Kades. Pasalnya, selain menuding anggaran Dana Desa tidak ada yang terserap 100 persen di desa-desa, juga menilai rendah perencanaan yang selama ini dibuat para Kepala Desa. 

Seharusnya, persoalan ini ditanyakan kepada pihak Kecamatan dan Pendamping desa yang ada, lagi pula dari 12 desa di Cilamaya Wetan, 11 diantaranya sudah diserap pelaksanaan dana desa anggaran tahun 2016 kemarin, jangan dikesankan gara-gara satu atau dua desa, seolah-olah semua desa dianggap tidak bisa melaksanakan serapan dana desa 100 persen dari APBN." Kita tersinggung jelas, karena Wabup menyebut prencanaan para Kades ini buruk, sehingga tak satupun desa menyerap 100 persen dana desa, buktinya padahal banyak," Sesalnya.

Kades Rawagempol Wetan ini menambahkan, sebagai pimpinan, seharusnya Wabup memberikan pembinaan jika seandainya ada desa yang kurang terserap sempurna dana desanya, bukan malah menyudutkan para Kades yang seolah-olah tidak memiliki kemampuan. Karena, menganggap tak satupun desa di Karawang yang serapannya mencapai 100 persen adalah tudingan, sebab mayoritas pelaksanaannya sudah 100 persen, buktinya, tidak mungkin dana desa 2017 nanti bisa cair kalau serapan anggaran dana desa tahun 2016 saja belum 100 persen." Seharunya sebagai pimpinan memberikan arahan dan pembinaan, bukan malah menyudutkan para Kades," Ujarnya.

Senada dikatakan Kades Cikalong, H Lili Hermanto, pernyataan Wabup yang menyentil bahwa tak satupun desa yang bisa menyerap dana desa 100 persen, apakah skala kolektif se Karawang, atau semua desa justru tak ada yang 100 persen?. Desanya dan banyak yang lainnya justru pelaksanaannya sudah 100 persen. Diharapkan memang, ada pembinaan jika Kades dan perangkat ada kekeliruan, apalagi soal dana desa ini." Kita gak ngerti, apakah yang tidak 100 persen itu se Kabupaten, atau semua desa gak ada sama sekali?" Tanyanya.#Rsg

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, April 12, 2017