Hari Kartana Ingatkan Ratusan Siswa Karawang Soal Nasinalisme - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Senin, 10 April 2017

Hari Kartana Ingatkan Ratusan Siswa Karawang Soal Nasinalisme


Karawang, PEKA. - Anggota Komisi II DPR RI Ir Hari Kartana Ph.d sasar ratusan siswa/siswi SMA di Karawang untuk sosialisasi 4 Pilar Senin 10/4 kemarin. Bertempat di Gor Pondok Barokah dan Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Politisi Partai Demokrat ini mewanti-wanti lunturnya nilai 4 pilar dikalangan pelajar dimasa-masa mendatang.

Disela-sela sambutannya, Mantan Dirut Indosat ini mengaku ada pesan penting yang harus tersampaikan atas dipilihnya kalangan pelajar dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar ini. Sebab, pola pikir pelajar adalah pola pikir yang paling murni dan harus dididik sedini mungkin untuk membentuk karakternya dimasa mendatang, tanpa kecuali sebut Hari adalah pengetahuan soal wawasan kebangsaan melalui 4 pilar ini yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Pelajar sebut Hari, memiliki pesan penting untuk sama-sama menghayati dan mengamalkan teori, karena penerapan ini penting agar anak-anak tidak banyak terkontaminasi pemikiran yang tidak nasionalis, otak sebut Hari boleh Jerman, Eropa bahkan Amerika, tapi hati tetap Indonesia." Pelajar ini masuh murni pola pikirnya, pendidikan 4 Pilar ini memberi pesan konkrit untuk memperkuat nasionalisme para pelajar di Karawang ini," Ungkapnya.

Hari menambahkan, melihat fenomena yang ada saat ini atas maraknya isu bahwa Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika mulai terancam, ia berharap para pelajar dan generasi penerus meguatkan keimanan dan nilai-nilai agama, karena pada dasarnya 4 pilar itu juga lahir dari ajaran dan nilai keagamaan dan persatuan. Dirinya justru balik khawatir, jika 4 Pilar ini tidak tersosialisasikan kepada para generasi penerus, justru nilai-nilai kepribadian masyarakat termasuk para pelajar ini akan luntur dikemudian hari." Jika tidak dikuatkan dengan 4 pilar, yang akan luntur adalah nilai kepribadiannya," Ujar Hari.

Lebih jauh Ia berpesan,  dalam mengamalkan hal itu, Pemerintah Daerah (Pemda) maupun eksekutif lainnya agar selalu mencintai rakyatnya, tebarkan kebahagiaan untuk masyarakat dan wujudkan kebijakan  dengan kebaikan-kebaikan, karena tugas pemerintah dan dirinya adalah sejauh mana pihaknya bisa mengayomi masyarakatnya. Dirinya tak mungkin bisa membawa Indosat maju saat menjabat Dirut, jika tidak mampu menghargai dan mencintai para manajemen atas kinerjanya, karena dengan penuh kasih, baik di dalam organisasi, perusahaan maupun pemerintahan ia yakinkan pasti akan ada Kemajuan, dan jarang menemui kesulitan. Inilah sebut Hari yang patut dicontoh untuk bisa diaplikasikan para pelajar dan masyarakat, agar sehebat apapun intelektualitasnya tapi tanpa ada semangat spiritual dan nilai-nilai keagamaan, maka nasionalisme itu tinggal sebatas nama, oleh karenanya sambung Hari, Mantan Presiden BJ Habiebie boleh saja menjadi tokoh yang intelektualitasnya tidak diragukan dunia, tapi hatinya yang agamis dan nasionalis kepada bangsa dan masyarakat bisa dijadikan teladan penerusnya dimasa-masa saat ini, " Cintai masyarakat, manfaatkan yang ada untuk mengayomi dan membahagiakan masyarakat," Pungkasnya.#rsg
Posting Komentar