Honorer TU Dipukul Rata Rp200 Ribu Perbulan

0

Karawang, PEKA. - Pekerjaan yang setumpuk bahkan tak cukup rampung disekolahan, ternyata belum mampu dibayar mahal Pemkab. Itulah yang dialami Honorer K2 yang menjabat Sub Bagian Tata Usaha di Sekolah, pasalnya, berbeda dari honorer pada umumnya yang dijatah masa kerja mulai dari Rp 400 ribu - 700 ribu perbulan, para TU honorer ini hanya dijatah Rp 200 ribu saja.


Dikatakan TU SMPN 1 Lemahabang, Deni Sarbini S.Pd, kabar petugas TU honorer bakal dipukul rata Rp 200 ribu perbulan masih belum jelas sejauh ini. Tapi yang pasti, jikapun benar, ini menjadi kesenjangan dengan honorer guru pada umumnya, sebab K2 Guru dengan masa kerja 0-10 tahun dibayar Rp 400 ribu dan Rp 700 ribu bagi yang diatas masa kerja 10 tahun. Namun, TU yang juga dengan masa kerja sama, tetap dipukul rata Rp 200 ribuan. Dirinya sebut Deni, sudah 12 tahun menjadi honorer K2 dan menjadi TU, tetapi tetap saja selain masih belum jelas menjadi PNS, kesejahteraan dari Pemkab juga masih dijatah minim." Kabarnya TU memang dipukul rata Rp 200 ribu perbulan, ya kecil sih." Ungkapnya.
Deni menambahkan, honor Rp 200 ribu dari Pemkab tersebut masuk Pos Program Peningkatan Mutu Sekolah (PPMS), dan sejauh ini diakuinya belum juga turun. Disinggung peralihan SMA/SMK yang ikut menguntungkan SMP untuk pndanaan pendidikan, menurut Deni sejauh ini blum ada perubahan signifikan, karena yang dirasakannya tetap sama saja." Nanti itu masuk Pos PPMS juga, tapi sampai sekarang juga belum turun tuh," Keluhnya.

Sementara itu, Kabid SMP Disdikpora Karawang, Nandang Mulyana mengatakan, untuk honorer K2 Guru saat ini akan dicairkan dari PPMS sekitaran akhir bulan April ini dengan besaran Rp 400 - 700 ribu/bulan, jumlah itu jika dikalikan setahun untuk ribuan K2 nominalnya mencapai lebih dari Rp 50 Milyar. Sementara saat disinggung kebenaran TU dipukul rata hanya dijatah Rp 200 ribu, Mantan Kabid Dikmen ini tidak lagi memberikan balasan sampai berita ini ditulis." April cair pak, K2 Rp 400 - 700 ribu perbulan," Pungkasnya.

Ditemui disela-sela kegiatan dilingkungan UPTD Pendidikan Cilamaya Wetan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karawang, H Dadan Sugardan mengatakan, honorer K2 yang menjabat TU, diakuinya hanya baru bisa dijatah Rp 200 ribu perbulannya. Itu ia tak menampik bahwa nominalnya beda dengan K2 yang sebagai guru pada umumya antara Rp 300 - 700 ribuan, tetapi diupakannya bisa naik ditahun-tahun berikutnya, sebab, menaikan honor atau kesejahteraan K2 Rp 100 ribu saja perorang, jumlah di APBD mencapai Milyaran. Karenanya, ia meminta TU untuk bersabar dulu, disamping memang PPMS juga masih dalam proses menunggu pencairan.

Ia pastikan sambung Dadan,  PPMS cair di Bulan April ini karena sudah memproses segala sesuatunya." Betul memang untuk TU kita baru mampu Rp 200 ribu, mungkin kedepan bisa kita tambah," Ujarnya.#Rsg
Posting Komentar