Karena Istri Ngotot Minta Cerai,Suami Akhirnya Gantung Diri

0

Karawang,-PEKA-.Entah faktor apa yang menjadi pemicunya,deretan warga Karawang yang memilih mengakhiri hidupnya semakin marak.Rabu Petang, warga Tempuran ditemukan meninggal setelah mnggantung lehernya didalam kamar. Motif yang berkembang, diduga Pria satu anak ini lantaran istrinya ngotot minta cerai.(6/4/).

Kades Tempuran, Zaenal mengatakan,Karsa bin Carsim, warga Dusun  Tempuran RT 06/02 Desa Tempuran, ditemukan sudah tak bernyawa didalam kamar dalam kondisi kain sarung yang dililitkan kelehernya dengan penyangga  kusen pintu kamarnya. Keluarga korban smpat curiga, sebab Karsa tak kunjung keluar rumah sedari pagi. Merasa kecurigaannya memuncak, pihak keluarga memutuskan mengecek rumahnya. Namun, betapa kaget, saat saksi melihat kondisi ayah satu anak itu menggantungkan lehernya dibawah pintu dengan kain sarung yang diseobeknya dalam keadaan sudah tak bernyawa. Sejurus kemudian, saksi langsung berteriak dan meminta pertolongan tetangga untuk mengevakuasi keadaan Karsa, di pintu kamarnya tersebut. " 

Dari pagi gak keluar kamar, saat di cek sekitar waktu Magrib, ternyata sudah tak bernyawa dengan menggantung diri," Ungkapnya.

Diduga, Karsa tengah depresi lantaran istrinya ngotot ingin bercerai. Alasannya, dugaan Zenal, sang istri ingin tinggal di kampung halamannya di Subang,sementara Karsa suaminya, juga keukeuh agar istrinya tinggal di Tempuran saja. Wal hasil, istri Karsa pulang kerumahnya di Subang, sementara Karsa yang ditinggalkan mmilih mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri, bahkan sampai sore, sang istri Karsa juga sudah tidak ada lagi dirumahnya.
" Dugaan karena istrinya minta cerai, yang satu ingin tinggal di Subang, yang satu ingin di Tempuran," ujarnya.

Kapolsek Tempuran, AKP Nana Sutisna mengatakan, Kejadian Bunuh diri di Desa Tempuran sudah dicek saat langsung menerima laporan di TKP, tapi sudah di selesaikan oleh sama Iden Polres Karawang. Kejadian terjadi sekitar jam 18.45 WIB, korbannya bernama Carsa Bin Carsim (33). Kronologisnya, semula saudaranya bernama Otoy sebut Nana, disuruh oleh sdr. Ratem (Ibu Korban_red) untuk melihat Korban di dalam rumahnya. Namun,  Karena pintu rumah dalam keadaan terkunci semua, maka Otoy melihat kedalam rumah lewat jendela. Sejurus kmudian, Tiba-tiba Korban sudah dalam kamar dalam keadaan tergantung di pintu kamar depan. Hingga kemudian terus Nana, Otoy berteriak dan memanggil rekan lainnya untuk mendobrak pintu rumah, dan langsung menurunkan korban yang dalam keadaan tergantung dengan menggunakan sobekan kain sarung dan menaruh korban di ruangan tamu dgn cara di baringkan di tengah rumah," Pintu rumah terkunci lama, penasaran dibuka dan dilihat ternyata keadaan korban menggantung dipintu kamar depan," Ujarnya.

Nana menambahkan, Korban bunuh diri dikarenakan ada masalah keluarga dgn istrinya  Nengsih, warga Cilamaya girang dan memintau cerai, namun korban tidak mau cerai sehingga istrinya pulang ke rumah orang tua nya d Cilamaya dan kemudian Korban gantung diri." Tindakan kita diantaranya, melakukan Pemeriksaan dan keluarganya menolak di otopsi dan Menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," Ujarnya.#sr.
Posting Komentar