Pecat PNS Yang Terlibat Narkoba Bisa Dipecat

0
KARAWANG, PEKA. – Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Jimmy Akhmad Zamaksyari menegaskan, pegawai negeri sipil (PNS) yang terbukti narkoba bisa dipecat secara tidak terhormat.  Menurutnya sudah melanggar hukum dan mencoreng nama baik pemerintah.

“PNS Karawang yang narkoba pecat saja. Ngapain, kerja juga tidak bakal fokus. Malu-maluin pemerintah saja,” kata Jimmy.

Jimmy sendiri di tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang, Rabu (12/4) di ruang kerjanya. Hasil tes urine tersebut negative.  Menurutnya, tes urine ini sebagai bentuk dukungan terhadap BNN Karawang, dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai dan pejabat. Hasilnya, wabup dan 8 stafnya negatif.

Jimmy mengintruksikan para stafnya untuk mengikuti tes urine yang dilakukan BNNK, sebagai contoh bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. 

"Kebetulan tadi saya dengar sedang ada sidak dan tea urine dari BNNK ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Makanya saya sekalian ikut tes urine, dan juga mengintruksikan seluruh staf untuk ikut. Ini sebagai contoh untuk pegawai dan pejabat lainnya. Alhamdulillah hasilnya negatif semua," katanya usai melakukan tes urine.
Ia berharap, seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan Pemkab Karawang bisa melakukan tes urine, untuk menunjukan ASN di Karawang bebas narkoba dan mendukung penuh pemerintah memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Ibu bupati sudah siap menganggarkan untuk tes urine para pegawai dan pejabat di Pemkab Karawang. Karena sementara ini, BNNK masih menggunakan dana oprasional instansinya. Sehingga kuotanya pun terbatas. Terlebih ibu bupati juga sudah mengintruksikan, jika ada pegawai atau pejabat yang terbukti positif menggunakan narkoba, langsung diberhentikan," pungkasnya.#oca
Posting Komentar