Loading...

Wow Kerennnn....Cellica Bangga Kepada Kang Jimmy,Ini Penyebabnya

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Minggu, April 09, 2017



KARAWANG-PEKA-.Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadianna dengan didampingi Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamaksyari, mengunjungi Erik Pratama yang baru saja dikhitan beberapa hari yang lalu, Bocah yang sempat dipasung oleh ayahnya sejak berusia tiga tahun ini dianggap sering berperilaku aneh dan tidak wajar.

Bocah berusia 8 tahun yang merupakan warga desa Pangulah Utara, Kecamatan Kota Baru ini memiliki nasib naas karena harus dipasung sejak berusia 3 tahun. Akan tetapi nasib hidupnya pun berubah setelah beberapa waktu lalu Erik, dijenguk oleh Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamaksyari yang pada kesempatan tersebut meminta ijin kepada Ayah dan Kakeknya untuk melepaskan rantai yang membelenggu salah satu tangannya dan langsung membawanya ke pesantren At - Thoriqiyah yang beralamat di Desa Tegalsari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang untuk dilakukan pengobatan.

Kini nasib hidup Erik dipenuhi keberuntungan , selama kurang lebih 3 bulan dirinya dibina dan dirawat oleh para pengurus Ponpes At - Thoriqiyah, Erik menunjukan perkembangan yang sangat signifikan. Dirinya sudah mulai bisa berinteraksi dan mengenali orang - orang yang berada dekat dengannya terlebih dahulu, seperti Ayah, Kakek, saudara dan bahkan tetangganya.Bahkan Erik mendapatkan banyak kasih sayang dari orang - orang yang berada disekitarnya termasuk dari Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Wakil Bupati mengatakan setelah proses tiga bulan yang lalu membawa Erik dari kediamannya setelah di pasung selama 5 tahun lamanya, Dimana Erik dahulu sangat hiperaktif sekali.Dan hari ini dapat dilihat bersama, Erik sudah mulai banyak menampakan perubahannnya dan bahkan rumah tempat tinggalnya pun sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya, Hal ini juga berkat kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, para Anggota Dewan Dapil V,  camat beserta kepala desa setempat.

Kang Jimmy sapaan akrabnya mengungkapkan kepada Bupati Karawang, bahwa saat ini di Ponpes tempat Erik diobati ada sekitar kurang lebih 50 orang yang sebagian besar merupakan warga asli Karawang yang mengalami gangguan kejiwaan dan sedang dalam proses pengobatan.

"Semoga pasien yang sedang sakit ini bisa dipertimbangkan oleh ibu Bupati untuk menjadikan pesantren ini menjadi rekanan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Sosial sebagai tempat rehabilitasi para pasien yang terkena sakit kejiwaan dan kecanduan Narkoba,"jelasnya.

Menurutnya, paling tidak hari ini Pemkab Karawang sudah bisa menyelamatkan satu generasi penerus bangsa, dan kedepannya bisa menyelamatkan lebih banyak lagi anak - anak daerah yang seharusnya memang pantas untuk mendapatkan masa depan.

Ditempat yang sama Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadianna mengucapkan banyak terima kasih kepada Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamaksyari yang telah begitu sangat perduli terhadap Erik.

"Saya bangga memiliki Wakil Bupati yang perduli terhadap salah satu generasi penerus bangsa, yang tentunya wajib, kami Pemerintah Daerah Karawang merespon dengan sangat baik,"ujarnya.

Bupati Karawang juga menanggapi positif permintaan Wakil Bupati untuk menjadikan Ponpes At - Thoriqiyah menjadi mitra Dinas Sosial (Dinsos), Dengan harapan Ponpes ini dapat menjadi mitra pelayan masyarakat yang kurang beruntung. Dirinya meminta Kadinsos, Setya Dharma untuk mengalokasikan anggaran bantuan untuk Ponpes yang selama ini memang telah banyak mengobati para pasien seperti Erik, baik mereka warga Karawang asli ataupun bukan.

"Kami Pemda Karawang, akan bekerja sama dengan pemilik pesantren At - Thoriqiyah, sambil menunggu rumah singgah yang akan dibangun oleh Kabupaten Karawang, setidaknya kita dapat menghemat setengahnya dari anggaran,"harapnya.

Bupati Karawang juga mendoakan Erik yang sudah disunat agar menjadi anak yang soleh, sayang dan berbakti kepada orang tuanya dan di hilangkan rasa traumatiknya.

"Mudah mudahan hal ini bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk memahami bahwa Pemerintah hadir ditengah - tengah masyarakat dan ada untuk masyarakat,"pungkasnya.#oca.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Minggu, April 09, 2017