143 Siswa SMK Domas Terima Pencairan PIP - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Selasa, 09 Mei 2017

143 Siswa SMK Domas Terima Pencairan PIP


KARAWANG, PEKA. -  Sebanyak 143 siswa dan siswi SMK Indonesia Mas terima Pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Selasa 7/6 kemarin. Besaran PIP dengan nominal Rp 1 Juta untuk kelas X dan XI juga Rp 500 ribu bagi siswa kelas XII pertahun tersebut, sudah diambil distribusi pencairannya seminggu terakhir.

Ilustrasi Program Kartu Indonesia Pintar
Siswi Kelas X Perbankan SMK Indonesia Mas, Eka Tri Yulianti mengatakan, dirinya sangat senang menerima bantuan dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini. Sebab, ditengah keterbatasan biaya pendidikan dari orangtua yang berprofesi sebagai petani, jelas dirinya terbantu untuk membeli keperluan seragam sekolah, dan alat-alat sekolah jelang kenaikan kelas. Apalagi, kedua kakaknya yang belum bisa sekolah sampai tingkat SLTA, dirinya beruntung ada bantuan untuk meringankan keperluan sekolah dari KIP ini." Sangat terbantu, di keluarga cuma saya yang berpendidikan sampai SMK. Jadi menjadi tumpuan saat ini untuk terus berjuang," Ujarnya.

Bendahara SMK Indonesia Mas, Eko Purnama mengatakan, sebanyak 142 siswa SMK Indonesia Mas menerima pencairan PIP tahun ini dari ajuan setiap tahunnya sebanyak 500 an. Dari jumlah itu, siswa penerima tersebut dirinci siswa Kelas X sebanyak 53 Siswa, Kelas XI 39 dan Kelas XII 56 Siswa. Masing-masing sambung Eko, siswa mendapatkan Rp 1 Juta bagi kelas X dan XI dan Rp 500 ribu bagi kelas XII. Semuanya, sebut Eko di cairkan dalam setahap langsung di minggu-minggu kemarin. Para siswa, Juga sudah diberikan arahan dari uang tunai yang sudah diambil kolektif di Bank BNI Cikampek tersebut, untuk membelanjakan keperluan sekolahnya selama mengenyam pendidikan di SMK Domas." Hanya dengan Syarat Proses di Bank seperti Kartu siswa, Copyan KK dan KTP Orangtua, tunai PIP sudah bisa dicairkan di BNI dalam satu tahap tahun ini, alhamdulillah semuanya lancar," Ungkapnya.

Eko menambahkan, setiap tahun, siswa penerima KIP bertambah. Karena, meskipun ajuan lebih dari 500, tetapi tetap yang mnentukan jumlahnya adalah Pemerintah Pusat, karena dipengajuan juga siswa atau orangtuanya bisa melampirkan SKTM dari Desa, Jamkesmas dan lainnya. Hanya realisasinya sambung Eko tetap bagi keluarga pemegang KPS." Setiap tahun kita ajukan penambahan, tetapi yang menentukan kan dari pusat," Ungkapnya.


Kepala SMK Indonesia Mas, Mulyadi Rusmianto MM mengatakan, PIP pada dasarnya bisa membantu beban orangtua untuk memperingan biaya pendidikan, baik untuk keperluan transport siswa, seragaman, maupun alat-alat sekolah lain jelang kenaikan kelas. Program andalan Kartu Sakti Jokowi - JK ini sambung Mul, Kolektif diwakili sekolah dalam proses peencairan di Bank BNI Cikampek, karena di Cilamaya, tidak ada Bank BNI. Diharapkan, siswa dan orangtuanya terbantu atas pencairan PIP yang sudah secara simbolis diserah terimakan sekolah kepada para siswa penerima." PIP ini pada dasarnya Bukan membantu sekolah secara utuh, tapi memperingan beban orangtua untuk membelanjakan keperluan sekolah anak-anaknya," Pungkas Kepsek Teladan terbaik SMK tahun 2015 ini.#rs-fr.
Posting Komentar