Iklan
Loading...

94 Calon Penilik di Seleksi di Texmaco

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Selasa, Mei 23

KARAWANG, PEKA. - Pendaftar Penilik diakhir penutupan registrasi Jumat pekan kemarin, tembus angka 130 orang. Meskipun pada akhirnya pendaftar ulang dan ikuti tes Senin - Selasa 22-23/6 ini hanya 94 orang dari latar belakang tenaga pendidik baik SD, SMP maupun SMA.

Kabid Pendidikan Formal dan Informal (PNFI) Karawang Amid Mulyana M.pd mengatakan, pendaftar awalnya memang mencapai 130an. Namun, karena faktor usia dan alasan lainnya jumlah pendaftar penilik disaat penutupan pendaftaran akhir pekan lalu tinggal 94 orang dan ikut tes selama 2 hari ini.

"Pendaftar memang 130an, tapi yang daftar ulang haya 94 orang," Katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karawang, H Dadan Sugardan mengatakan, jumlah pendaftar yang banyak dan seleksi yang ketat dijaminnya akan berjalan profesional dan transparan. Ini sekaligus menjawab keraguan sejumlah pihak kaitan kentalnya muatan intervesi politis selama seleksi, sebab dari jumlah 130 orang dari latar belakang Kepala SD, Guru dan Kepala SMP skalipun, hanya dijatah kuota sekitar 40 orang saja untuk mengisi pos-pos penilik di Karawang. 

"Kita jamin profesionalitas seleksinya, terbuka dan sesuai aturan," Ungkapnya.
Dadan menegaskan, hari Senin ini 22/6, calon penilik diseleksi di SMK Texmaco, dalam pembukaan ia ingatkan semua calon penilik yang mungkin nanti lolos,  jangan coba-coba instan membidik jabatan struktural secara instan. Jika ada yang demikian, berarti menjadi penilik fungsional saat ini, niatnya bukan semata pengembangan karir atau karena alasan priodesasi, tetapi karena menjadikannya sebagai batu loncatan menjadi struktural. 

Dinas tegas Dadan, sama sekali tidak akan memberikan izin kepada penilik yang lolos di rotasi-mutasi secara cepat tanpa dilihat Track record jabatannya yang fokus dahulu beberapa tahun. Ini karena alasan Profesionalisme, karena ketika menjadi penilik, harus fokus pada garapan sekurang-kurangnya 2-3 tahun, tidak mencla-mencle "Nakal" ingin cepat mutasi ke jabatan-jabatan lainnya.

"Jangan coba-coba jadikan jabatan penilik ini batu loncatan, saya gak bakalan izinkan yang lolos di pindahkan instan kejabatan lain sebelum fokus 2-3 tahun jadi penilik," Tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Himpaudi Karawang, Devi S.pd mengatakan, jabatan penilik harus profesional, dirinya enggan ada kabar bahwa banyaknya pendaftar didasari "Batu Loncatan" untuk mengejar jabatan tertentu. Dirinya sebut Devi mendesak, kiranya ada regulasi paska kelulusan seleksi bagi mereka yang lolos, yaitu menetapkan sebagai penilik fokus pada jabatannya sebagai penilik setidak-tidaknya 2-3 tahun dilarang dirotasi-mutasi ke jabatan lainnya. Meskipun itu hak dan bisa dilakukan, tapi kaitan etika, seyogyanya penilik dibiarkan bekerja 2-3 tahun dulu sebagai bagian dari evaluasi dan melihat kinerja dan prestasinya selama jadi penilik.

"Harus ada regulasi yang mengatur agar yang lolos seleksi itu fokus sebagai penilik 2-3 tahun, gak boleh dipindah-pindah kemana-mana, janganlah jadi batu loncatan," Ungkap Devi mengingatkan.#rs-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Selasa, Mei 23, 2017

0 komentar: