Banjir Air Mata di Pelepasan Siswa SMK IPTEK

0
KARAWANG, PEKA. - Momen Pelepasann siswa kelas XII SMK Iptek Cilamaya membuat ratusan siswa dan guru banjir air mata. Pasalnya, selain menjadi ajang berpamitan dari sekolah ke orangtua, senandung lagu seni tradisional dan paduan suara yang disuguhkan perwakilan siswa, membuat tangisan para siswa yang sudah dandan
Sedari pagi tersebut semakin menjadi-jadi.

Pelepasan Siswa SMK IPTEK
Krisna Bajiludin, Perwakilan Siswa Kelas XII SMK Iptek Cilamaya mengatakan, momen pelepasan ini seyogyanya menjadi momen bahagia karena sudah lulus mengenyam pendidikan 3 tahun terakhir. Namun kesedihan dan rasa haru tak bisa dibendung, karena memang momen ini menjadi titik awal perpisahan bersama sekolah dan rekan lainnya. Karena setelah ini, para alumni akan sibuk dengan kepentingan dan kebutuhan masing-masing untuk mengejar harapan dan cita-citanya.

"Harusnya sih bahagia, tapi setelah didalami memang ini jadi titik awal perpisahan dan meninggalkan setiap kenangan disekolah," Ungkapnya.

Krisna yang dinobatkan sebagai siswa teladan 2017 ini juga tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini, sebab masih banyak siswa lain yang lebih pantas atas penghargaan sebagai siswa teladan. Namun, atas kepercayaan ini, dihaturkan terimakasih, apalagi di momen 10 Mei, pelepasan ini adalah tepat dihari ulang tahunnya yang ke 19, artinya penghargaan sebagai siswa teladan ini menjadi kado terindah yang tidak mungkin dilupakan.

"Penghargaan ini tidak akan saya lupa, sebab jadi kado terindah di hari ulang tahun saya ke 19 hari ini," Katanya disambut riuh tepuk tangan.
Kepala SMK Iptek Cilamaya, Engkos Kosim M.Si mengatakan, meskipun ditanggal 12 Mei ini dirinya ditawari ikut dalam seleksi Kepala SMK Teladan, namun dirinya memilih menyaksikan dan menghadiri pelepasan 436 siswanya disekolah. Para siswa dari kompetensi keahlian TKR, TPM, TEI, Elektronik, dan Administrasi Perkantoran (AP), dilepas pihak sekolah dan dikembalikan kepada para orangtua.

Dipilihnya pelepasan di sekolah, karena ini merupakan program tahunan disekolah yang misinya menjalin silaturahmi antara pihak sekolah, siswa dan orangtuanya. Sekaligus juga sebut Engkos, pelepasan ini menjadi ajang berterimakasih  kepada semua orangtua kelas XII atas kepercayaan orang tuanya pada SMK Iptek sebagai tempat mengenyam pendidikan anak-anaknya.

"Kita tidak bikin pelepasan diluar, karena ini program tahunan yang misi utamanya saling silaturahmi," Katanya.

Engkos menambahkan tahun ini, diluar dugaan acara yang begitu meriah dibalut dengan segudang kejutan yang disuguhkan para siswa kelas XII untuk guru dan almamaternya. Selain upacara adat sunda yang mengharu biru dengan tetesan air mata para siswa, lagu-lagu dan puisi yang ditampilkan juga menambah kebanggaan dan kepercayadirian para siswa menggapai masa depannya usai lulus. Sebab, selain 65 persen lulusan SMK Iptek memilih masuk dunia kerja, 45 persen diantaranya juga memilih melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

"Saya ikut haru antara bangga, sedih dan bahagia melepas anak-anak ," ujarnya.
Lebih jauh Kepsek asal Desa Sukakerta ini menambahkan, selain upacara adat dan hiburan disiang hari sampai sore harinya, panitia pelepasan yang juga dihadiri ketua Yayasan Ibu Hj Khaerunnisa ini juga berikan penghargaan, kepada 5 orang siswa/i lulusan terbaik, siswa teladan dan juga Guru Terfavorit, dirinya dan juga yayasan berpesan, kiranya setelah lulus, para alumni Iptek ini senantiasa bisa menjadi Insan yang selalu bertanggungjawab, berguna, dan bermanfaat bagi sesama, juga disampaikannya  ke orang tua rasa terimakasih dari pihak sekolah atas kepercayaannya, sembari juga kiranya bisa kontrol terus anak-anak, karena diusia saat ini masih usia berkembang, sehingga jangan lepas Kontrol dari pembinaan dan pengawasan orangtua. 

"Kepada Para orangtua kita harapkan support terus anak-anaknya kearah dan tujuan positif meskipun sudah dilepas pihak sekolah," pungkasnya.#Rs-fr.
Posting Komentar