FPI Sweeping Toko Penjual Miras - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Rabu, 31 Mei 2017

FPI Sweeping Toko Penjual Miras

KARAWANG - PEKA - Ormas Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi sweeping ke sejumlah toko yang diduga menyediakan minuman keras (Miras) di sejumlah kawasan di Kecamatan Kotabaru.

Ilustrasi FPI
Seperti yang terjadi di sebuah toko milik Tampolin alias Polin (55), Warga Desa Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru ini, digerebek puluhan Ormas FPI karena kedapatan menjual minuman keras (Miras) berbagai merek.

Pasukan FPI dari DPC FPI Cikampek-Kotabaru yang dikomandani oleh Yahya, mendatangi Toko Polin sekitar pukul 01.00 Wib, Rabu (31/5) dinihari. Kedatangan  FPI ini, sontak membuat pemilik toko kaget.

Pemilik toko pun pasrah ketika seisi tokonya digeledah puluhan anggota FPI untuk mencari barang bukti minuman haram tersebut. Setelah 30 menit menggeledah seisi rumah serta warung kecil, akhirnya kerja keras FPI membuahkan hasil. Di mana, sebanyak 2 dus besar berisikan puluhan botol miras berbagai merek didapati dari dalam toko tersebut yang disembunyikan sang pemilik.

“Banyak informasi ke kita kalau toko ini sering menjual miras. Kami geram mendengar informasi ini, terlebih ini juga adalah bulan suci Ramadhan, seharusnya mereka menghargai umat Islam untuk tidak menjual barang haram tersebut di bulan ramadhan ini,” tegas Yahya saat menegur pemilik toko.

Terpisah, Polin ketika ditanya oleh seorang anggota Ormas FPI membenarkan masih berjualan miras dengan dalih terpaksa karena tidak ada usaha lainnya lagi. Selain itu, jualan miras lebih menguntungkan.

“Hari ini kami langsung beraksi untuk  memberantas kemungkaran. Setelah penyitaan, kami akan serahkan miras ini ke petugas kepolisian agar di tindaklanjuti,” kata Yahya.

Aksi sweeping tersebut dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang. Dalam aksi itu, anggota FPI juga memberikan imbauan penutupan tempat hiburan malam selama ramadhan.

Setiap panti pijat pun menjadi sasaran Ormas FPI untuk di sambangi keberadaannya yang ada di sejumlah Kecamatan Kotabaru Karawang. Panti pijat yang ada di perbatasan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta hingga kawasan perkampungan pun, tak luput dari sweeping tersebut.

“Kita ingin semua tempat yang berbau maksiat untuk tutup pada bulan ramadhan,” tegas Yahya sebagai Koordinator aksi sweeping tersebut.

Pihaknya, sambung Yahya, aksi sweeping tersebut di sinyalir bocor. Pasalnya, keberadaan panti pijat yang biasa buka hingga pukul 03.00 Wib dinihari itu, mendadak pintu panti pijat tertutup rapat.

“Kayaknya sudah ada yang memberitahu aksi kita ini. Sebab, dari informasi yang kita dapat, beberapa panti pijat disini masih buka sampai waktu sahur. Padahal surat edaran bupati untuk menutup tempat hiburan malam dan lokalisasi selama bulan ramadhan, sudah di edarkan dari sebelum ramadhan tiba,” tandasnya.

FPI juga mengancam akan melakukan tindak serupa jika mengetahui panti pijat atau tempat penjual miras masih nekat beroperasi di bulan ramadan.

Aksi sweeping yang dilakukan Ormas FPI ini, sontak menjadi perhatian pengendara yang melintas.

“Baguslah, akibat miras itu bisa judi, main perempuan di panti pijat esek-esek dan bahkan bisa juga berbuat aksi anarkis karena akal sehatnya terpengaruhi alkohol. Razia ini di harapkan membuat penjual miras jera dan bisa menghargai bulan suci Ramadhan ini,” ucap Indra Setiawan salah seorang pengendara.#oca-fr.
Posting Komentar