Ini Kata Ketua DPRD Tentang Pansus PT PL - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Senin, 22 Mei 2017

Ini Kata Ketua DPRD Tentang Pansus PT PL

KARAWANG, PEKA. - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang,  Toto Suripto mengaku mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, dalam menyelesaikan persoalan konflik agraria di Telukjambe Barat antara petani dan PT Pertiwi Lestari (PL).

Ketua DPRD Karawang,-Toto Suripto
Terlebih lagi, Pemkab Karawang bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dan Kementerian Sosilan telah memiliki skema untuk penanganan masalah tersebut.

"Tentu kami mendukung, apalagi ini menyangkut petani yang menjadi korban. Dan saya berharap penanganan ini bisa berjalan sesuai aturan, sehingga tidak memicu konflik di kemudian hari," ujarnya,saat memberikan keterangan melalui sambungan telepon.

Terkait wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk persoalan konflik tersebut, diakuinya memang tengah menjadi pembahasan di internal DPRD. Hanya saja wacana tersebut bukan inisiatif pihaknya, melainkan aspirasi masyarakat yang menginginkan agar DPRD memantau perkembangan dan ikut bergerak dalam penyelesaian konflik agraria di Telukjambe Barat.

"Saat itu, ada beberapa organisasi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang beraudiensi dengan kami. Ada beberapa point yang dibahas dan menjadi rekomendasi, salah satunya tentang pembentukan pansus. Kebetulan berita acara atau notulensi rapat saat ini dibacakan oleh Pak Timan (anggota dewan Partai Amanat Nasional, Red), sehingga muncul anggapan itu inisiatif DPRD," katanya.

Menurutnya, DPRD tidak sama sekali mempunyai niat untuk mengganggu proses penyelesaian konflik, apalagi sampai menjegal langkah pemerintah untuk mengambil kebijakan dalam konflik ini.

"Kita hanya berusaha menampung aspirasi yang masuk, karena itu memang tugas kita sebagai wakil rakyat. Tapi tentunya semua kita saring dulu, tidak serta merta kita sepakati," katanya.

Ia pun berharap, seluruh pihak tidak memperkeruh suasana, agar penyelesaian konflik agraria di Telukjambe Barat segera teratasi dengan baik.

"Jangan terkesan lembaga legislatif ini diadudomba dengan eksekutif. Kita seiring sejalan, kita sama-sama ingin persoalan ini terselesaikan," katanya.
Posting Komentar