Ini Modus Terbaru Tindakan Kriminalitas di Karawang

0
KARAWANG, PEKA. - Salah seorang wanita beserta komplotanya yang diduga hendak melakukan tindak kejahatan diwilayah Hukum Polsek Telagasari, berhasil digagalkan oleh Pihak Kepolisian Polsek Telagasari.

Ilustrasi Kasus Penipuan
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh PEKA dilapangan, modus yang digunakan oleh pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang tersebut mengaku sebagai karyawan Perusahaan Roko Djinggo, yang hendak meberikan santunan kepada masyarakat yang rumahnya tidak jauh dari masjid atau musola diwilayah Desa Cariu, Kecamatan Telagasari.


Dengan alasan akan mengambil barang untuk santunan itu, akhirnya pelaku meminta kepada warga untuk menyediakan dua sepeda motor. Namun warga mendapati kecurigaan akhirnya pelaku yang berjenis kelamin wanita itu diantar oleh salah seorang warga untuk mengambil barang yang dimaksud. Namun dipertengahan jalan pelaku meminta korban untuk mampir ke musola yang ada di perum telagasari alasan untuk bertemu dengan rekannya.


Pada saat sampai di musola perum ternyata tidak ada siapa-siapa hanya ada marbot musola saja. Setelah itu pelaku meminta untuk meminjam kendaraan korban dengan alasan rekannya itu berada di tukang pecel lele depan perum.

"Pas saat itu kunci motor mau diberikan, terus kata marbot musola tersebut jangan diberikan antar saja bersama. Pas sampai di warung pecel juga tidak ada siapa-siapa. Namun pelaku meminta untuk berangkat lagi, disitu saya timbul kecurigaan akhirnya menelpon pihak kepolisian. Dan akhirnya diamankan di polsek telagasari," terang Joy, korban penipuan.

Menurutnya sebelum pelaku tersebut pergi minta diantar ia sempat mengambil rokok, makanan dan minuman ringan diwarungnya hingga total Rp300 ribu. Dengan alasan rokok tersebut untuk disumbangkan dimusola lain. "Yang berpura-pura sebagai karyawan rokok itu satu orang, namun rekannya yang mengatas namakan dari lembaga Pemuda Pancasila terus mengintai dari jauh. Diduga komplotan pelaku yang mengaku dari PP berciri-ciri memiliki banyak tato dan berjalan pincang," terangnya.


Sementara itu Kapolsek Telagasari, AKP Edi Tejo mengatakan, pelaku kita lepaskan kembali karena tidak memenuhi unsur pidana. Pasalnya rokok yang dibawa oleh pelaku belum berpindah tangan, dan kendaraan korban juga masih ada ditangan korban. Namun dari selidik kami memang pelaku mengarah kepada tindakan pidana jika tidak cepat diamankan oleh pihaknya. 

"Rokok dan makanan yang diambilnya sudah diganti, dan kendaraan masih ditangan pemiliknya," ungkap kapolsek ketika ditemui diruang kerjanya.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Karawang, Rahmat Gunadi mengatakan, terkait adanya komplotan yang mengatasnamakan anggota PP yang hendak melakukan tindak kejahatan diwilayah hukum Polsek Telagasari, itu merupakan oknum. 

"Pelaku dengan ciri-ciri kaki pincang dan memiliki banyak tato bernama Andi memang mereka tengah kita cari, pasalnya mereka kerap mengatasnamakan lembaga kita. Tercatat dari informasi yang saya dapat mereka kerap melakukan penipuan kendaraan bermotor dan kerap bertindak kriminal. Memang mereka kerap beraksi berdua, yang wanita itu adalah istri dari Andi," terang Gunadi, dihubungi melalui telepon selularnya.#Dzr-fr.
Posting Komentar