Kejaksaan : Kasus PDAM Karawang Belum Beres, Kalau DPRD Butuh Data Siap - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Minggu, 28 Mei 2017

Kejaksaan : Kasus PDAM Karawang Belum Beres, Kalau DPRD Butuh Data Siap

KARAWANG - PEKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membantah pernyataan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum, Yogi Patriana Alsyah yang mengaku penanganan kasus hukum yang menjerat perusahaan plat merah ini oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang sudah selesai. Penyidik kejaksaan hingga saat ini masih menangani kasus dugaan korupsi PDAM yang dilaporkan masyarakat.  Meski begitu pihak kejaksaan belum bisa memastikan kasus dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat ini akan berlanjut ketahap selanjutnya atau tidak masih menunggu hasil laporan tim yang sudah dibentuk oleh kejari.
Dukungan BM PAN Karawang Terhadap Kejari Karawang
Dugaan KKN PDAM Karawang

"Tidak benar jika dibilang kasus tersebut sudah selesai karena sampai saat ini kita masih menangani tahapan pemeriksaan atas laporan masyarakat. Sekarang ini kami masih menunggu laporan hasil pemeriksaan berdasarkan data ataupun berkas yang kita miliki terkait dugaan korupsi baik itu piutang ataupun upriting. Kalau pernyataan itu disampaikan ke DPRD seperti itu sebaiknya anggota dewan bisa menanyakan masalah ini kepada kami. Namun saya memastikan penanganan kasus ini masih kita tangani hingga saat ini," kata Kepala Seksi Intelgent Kejari Karawang, Iman Sabrul Iman, Minggu (28/5). 

Sebelumnya Dirut Utama PDAM Yogi Patriana Alsyah dalam rapat kerja dengan Komisi B DPRD mengklaim jika kasus hukum yang selama ini menjerat PDAM terkait kasus dugaan korupsi pengadaan upriting dan piutang PDAM oleh Kejari Karawang sudah selesai. Hal itu disampaikan saat anggota Komisi B DPRD, Natala Sumedha menanyakan hal tersebut. Namun begitu ketika Natala meminta bukti jika kasus hukumnya sudah selesai di kejaksaan, Yogi tidak bisa membuktikannya. 

"Kami menanyakan bukti apa yang bisa ditunjukan direksi PDAM kalau masalah di kejaksaan sudah selesai," kata Natala saat itu.

Sabrul Iman mengatakan pihaknya bisa membuktikan jika penanganan kasus dugaan korupsi dilingkungan PDAM masih berjalan. Jika memang anggota DPRD membutuhkan keterangan dari kejaksaan terkait sejauh mana penanganan kasus korupsi di PDAM ini pihaknya siap memberikan informasi. 

"Kalau untuk informasi sampai sejauh mana penanganan kasus PDAM ini kita siap saja memberikan informasi kepada anggota DPRD. Memang sebaiknya seperti itu pihak DPRD jangan hanya mendapat informasi sepihak, kita siap menjelaskan jika memang dibutuhkan," kata Sabrul Iman. 

Menurut Sabrul Iman, pihaknya hingga saat ini belum bisa memberikan kesimpulan apakah laporan dugaan korupsi yang disampaikan masyarakat memenuhi unsur pidana korupsi atau tidak. 

"Masih dalam proses kita belum bisa menyimpulkan sehingga belum bisa kita informasikan sekarang karena masih harus menunggu hasil laporan yang selama ini kita lakukan. Nanti setelah sudah ada kesimpulan akan kami sampaikan," pungkasnya.#oca/fr
Posting Komentar