Mau UN, Kepala SD Bingung Cari Honor Pengawas

0
KARAWANG, PEKA. - Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD pada 15 Mei nanti, sejumlah dana dari Pemerintah tidak kunjung turun. Selain Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pusat dan PMMS, urusan tunjangan perut dari Sertifikasi yang belum cair juga membuat Guru dan Kepala SD kewalahan. Usut punya usut, lamanya musim paceklik untuk melaksanakan program sekolah tersebut, Koperasi Guru menjadi sasaran pinjaman untuk menalangi segudang kegiatan.
Kepala Sekolah SDN Lemahmukti 2
Kepala SDN Lemahmukti 2, Muhtadin S.Pd. mengatakan, banyak selentingan yang menyebut apakah UN akan dilaksanakan atau tidak 15 Mei ini. Sebab, dana BOS selama 6 bulan ini tidak kunjung turun, sementara seabreg kegiatan sejak Januari juga masih belum terbayarkan sempurna. Agak ringan sebut Muhtadin, jika BOS belum cair tapi setifikasi sudah turun bisa ditalangi dulu, tapi kenyataannya, sertifikasi guru juga tak kunjung cair dan malah baru mulai pemberkasan. Ini beda dengan Kabupaten lain seperti Subang dan Bekasi yang sudah turun semuanya. Wajar saja, jika Guru dan Kepala SD mempertanyakan, kapan semuanya akan turun, apalagi menjelang UN saat ini.

"Kegiatan banyak, dana tidak ada, darimana mencarinya yang penting sekarang Kepsek nyari duit saja dulu jelang UN mah," Sindirnya.

Muhtadin menambahkan, pelaksanaan UN dalam rapat disepakati melalui Pengawas Silang antar SD, karenanya selain harus menyiapkan konsumsi juga uang transport pengawasannya. Wal hasil, disepakati honor pengawasan selama UN adalah Rp 100 ribu perorang. Dalam satu SD, bisa terdapat 2 sampai 3 ruangan dengan jumlah pengawas 2 orang peruangan. Artinya, sekolah harus menyiapkan honor transportnya secara utuh tanpa dihutang. Untuk itu, pihak sekolah putar otak mencari sumber keuangan untuk pelaksanaan UN saat ini, maka jika sertifikasi belum cair, bisa dicari pinjaman ke Bank, atau juga Koperasi guru. Sayangnya, di Koperasi guru juga dibatasi nominalnya.

"Honor pengawas disepakati Rp 100 ribu selama UN, kita nyari dimana uangnya?." Keluhnya.#Rs-fr.
Posting Komentar