Meski Puasa Bisnis Esek-esek Tetap Operasi

0
KARAWANG, PEKA. - Rupanya bisnis 'lendir' esek-esek di Kabupaten Karawang sulit dihentikan. Terlebih yang berada di sekitar kantor Pemkab Karawang, adalah Sisi Rel  (Se'er) masih tetap operasi.
gambar ilstrasi warung esek-esek

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, Pemkab Karawang melarang tempat hiburan buka 24 jam selama bulan puasa. Namun masih tetap saja yang nakal. Bahkan ada yang berjualan miras seperti biasanya.

Kemudian, PSK seer masih tetap beroperasi menjajakan diri. Hanya saja secara bersembunyi. 

Dengan demikian, tugas Satpol PP Kabupaten Karawang yang perlu menindak keras dan menekan bisnis esek-esek agar tidak menjamur di Pangkal Perjuangan. Wabil khusus di seer dan GOR Panatayuda dimalam hari yang berubah peruntukan.

Bunga, salah satu PSK mengaku, sudah mengetahui akan adanya kabar penutupan seer oleh Pemkab Karawang melalui Satpol PP, tapi ia berharap akan tetap buka mengingat banyaknya kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, membantu perekonomian keluarga adalah sebuah alasan yang mendasar pekerjaan yang dilakoninya tersebut.

“Biasanya sih cuma libur di awal bulan puasa saja, satu minggu kemudian kami naik lagi. Kadang belum seminggu juga sudah banyak lelaki yang minta naik untuk dilayani birahinya,” ujarnya.

Wania yang berusia 25 tahun ini menyebutkan jika memang keputusan seer akan dibongkar, dirinya akan pasrah dan mengikuti teman-teman PSK lainnya. Entah pekerjaan yang dilakoninya itu hingga sampai kapan digeluti. Namun sampai saat ini, terhitung sudah 8 tahun Bunga terjun sebagai pemuas napsu birahi lelaki hidung belang. 

"Tidak ada target hingga umur berapa berhenti bekerja menjadi PSK, namun perempuan Single Parent yang belum memiliki anak itu hingga saat ini masih berharap ada lelaki yang mampu membimbingnya dan menerima saya apa adanya," akunya.

Ia akan berhenti bekerja sebagai PSK apabila ketika ada lelaki yang mau menikahinya. Kata dia, tentu suatu impian semua perempuan untuk memiliki keluarga, mempunyai keturunan dan menjadi ibu rumah tangga yang baik.

"Saya pun ingin normal seperti yang lain. Engga mau digilir cintah,” pungkasnya.

Dia pun meminta pemerintah benar-benar perjuangkan masyarakat dalam hal perekonomian. Pasalnya banyak pelarian menjajakan diri karena faktor ekonomi.

"Susah kerja, harus nyogok dan pendidikan pun harus SMA. Semntara saya kan SMP," tandasnya.

Sebelumnya, Satpol PP Karawang gencar melakukan operasi tempat-tempat yang diduga dijadikan mesum dan kumpul kebo. Namun operasi untuk hanya sebatas operasi saja, tanpa ada tindakan signifikan.#oca
Posting Komentar