Loading...

PDAM Diminta Terbuka Manajerial Internal

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Selasa, Mei 23, 2017

KARAWANG, PEKA. - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, meminta kepada Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum untuk lebih terbuka tentang manajerial di internal. Pasalnya, wakil rakyat banyak menerima laporan miring terkait adanya dugaan tidak akurnya antara direktur utama (Dirut) dan direktur umum (Dirum) PDAM.

Ilustrasi PDAM
“Kami sudah melakukan pemanggilan pada Direksi PDAM, tapi tidak semua hadir, bahkan Dewan Pengawas PDAM juga tidak hadir dalam rapat hearing beberapa waktu lalu,” ujar Anggota Komisi B, DPRD Karawang, Natala Sumedha, Selasa (23/5).

Pihaknya menerima laporan dari direksi PDAM yang diwakili oleh Dirut PDAM jika permasalahan yang saat ini mencuat seperti piutang dan up rating PDAM dinilai oleh direksi sudah selesai. Dimana untuk piutang PDAM itu merupakan hal yang wajar jika menurut dirut PDAM, sebab hampir semua PDAM juga memiliki piutang. 

“Kami juga menerima laporan jika piutang terbanyak yang mencapai Rp 16 miliar itu sulit ditagih karena pemasangannya sudah dicabut dan pelanggan enggan membayar,” katanya.

Selain itu, lanjut Natala, persoalan up rating juga diklaim oleh Dirut PDAM itu sudah selesai dan tidak ada lagi masalah. 

“Tapi kami mempertanyakan kepada dirut PDAM selesainya itu seperti apa di kejaksaan? Jika sudah selesai mana buktinya?,” paparnya.
 
Ia menambahkan, pihaknya juga sempat mendengar adanya isu kurang harmonisnya di tubuh PDAM, tapi ketika dipanggil untuk searing dengan DPRD, seluruh direksi dan dewan pengawas PDAM tidak datang semua. 

“Padahal kami minta jangan ada dusta diantara kita, tapi kedepan kami akan usulkan agar semua direksi dan dewan pengawas serta ada 2 dan bagian ekonomi bisa duduk bersama,” tuturnya.

Dijelaskan, pihaknya berharap PDAM itu bisa maju, bahkan pihaknya akan mengusulkan agar PDAM dirubah menjadi perseroan terbatas daerah (Perseroda). Tapi semuanya harus jelas terlebih dahulu, sebelum adanya perubahan badan hukum. 

Sebelumnya, Direktur Umum PDAM Tirta Tarum, Tatang Asmar mengaku saat ini banyak kewenangannya dipotong oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM. Sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan dalam menjalankan manajemen di perusahaan plat merah itu. 

“Kewenangan saya banyak diambil oleh dirut, jadi saya sudah tidak tahu ada atau tidaknya proyek di PDAM,” kata Tatang beberapa waktu lalu saat melakukan jumpa pers bersama CV Savira di salah satu rumah makan.#oca-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Selasa, Mei 23, 2017