Pengedar & Pengguna Eximer Bisa Dipenjarakan - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Senin, 15 Mei 2017

Pengedar & Pengguna Eximer Bisa Dipenjarakan

KARAWANG, PEKA. -  Pengedar obat-obatan terlarang bisa di penjarakan oleh pihak kepolisian. Salah satunya obat terlarang Eximer, yang kini mulai menjamur di masyarakat.

Ilustrasi
Selain pengedar, pengguna obat Eximer pun dapat dipenjarakan, karena mengkonsumsi narkoba yang tengah dilawan oleh negara. Seperi peristiwan di Kepolisian Sektor (Polsek) Batujaya berhasil membekuk 2 orang pengedar obat-obatan terlarang (Narkoba) jenis eximer di Desa Segaran Kecamatan Batujaya, Senin 8 Mei 2017 sekitar pukul 21.30 malam.


Kedua pelaku diketahui berinisial O (17) dan MR (22) Warga Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin  Kabupaten Bekasi,yang diduga tengah mengedarkan obat-obatan terlarang di desa Segaran Kecamatan Batujaya.

"Berawal saat anggota Polsek Batujaya, Aiptu Kurnadi dan Bripka Solihin rutin melaksanakan patroli malam hari, saat melintasi jalan tanggul Dusun Segaran Desa Segaran, anggota menemukan seorang berinisial O yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dalam saku celana ditemukan obat jenis Eximer sebanyak 5 paket kantung plastik kecil dan setiap paketnya berisikan 7 butir,” kata Kapolsek Batujaya, AKP Edy Karyadi kepada wartawan pekan lalu.

Dikatakannya, oleh kedua anggota selanjutnya membawa dan mengamankan tersangka ke Kantor Polsek Batujaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pengembangan berhasil ditangkap pelaku MR.
"Setelah dilakukan pemeriksaan MR diketahui membawa obat jenis Eximer, dan kemudian MR langsung diamankan menuju Kantor Polsek Batujaya, dua orang  laki-laki di duga pengedar obat Eximer,” jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini penanganan penangkapan pengedar Narkoba kini tengah ditangani Satres Narkoba Polres Karawang untuk dikembangkan lebih lanjut.
"Barang bukti yang berhasil diamankan 5 paket kantung plastik kecil dan setiap paketnya berisikan 7 butir dan sejumlah uang. Tersangka dijerat dengan pasal 196 UU no. 39 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya.#oca-fr.
Posting Komentar