PKL Laris Manis, Suryana Untung Besar

0
KARAWANG, PEKA. - Penyelenggaraan kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang tengah digencarkan oleh Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana ternyata memberikan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha mikro dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Sebagaimana yang terlihat tatkala pelaksanaan PATEN yang digelar di Kecamatan Ciampel, Jumat (19/5).

Ilustrasi
Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha mikro dan PKL turut memadati Kantor Kecamatan Ciampel untuk menjajakan dagangannya. Sebagian besar dari mereka merupakan para pedagang minuman dan makanan kecil, seperti bakso, mie ayam, pop ice, dan aneka jajanan tradisional lainnya. Tak ayal, tingginya jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan PATEN memberikan berkah tersendiri bagi usaha dagangan mereka.

Salah satu PKL yang memanfaatkan momentum pelayanan PATEN tersebut adalah Suryana, pria yang sehari-harinya berjualan mie ayam keliling di sekitar kawasan Walahar. Sejak pagi, dirinya telah berangkat dan mendorong gerobak mie ayam miliknya ke kantor kecamatan Ciampel. Sebuah kursi kayu panjang sederhana turut diangkut di atas gerobak sebagai fasilitas tambahan bagi para konsumennya nanti.

Meskipun waktu baru menunjukkan pukul 10.00 WIB, gerobak mie ayam miliknya sudah mulai dipadati masyarakat yang tengah mengantri layanan Paten. Hal ini tentunya cukup menggembirakan karena dagangannya dapat laris cepat tanpa susah payah. 

“Biasanya dagangan saya mulai rame di jam istirahat pabrik,” tuturnya seraya menyebut salah satu pabrik di wilayah Walahar yang menjadi lokasi dagangannya setiap hari.

Menurut Suryana, dirinya cukup gembira dengan adanya kegiatan-kegiatan yang dipadati oleh masyarakat. Hal ini karena omset dagangannya akan turut meningkat apabila dirinya menggelar dagangannya di lokasi tersebut. 

“Alhamdulillah laris pak,” imbuhnya seraya berharap Pemerintah Daerah dapat sering-sering menggelar kegiatan–kegiatan besar di Kecamatan-Kecamatan.

Ungkapan syukur serupa turut diungkapkan oleh Ma Nyai, yang sehari-hari berjualan aneka jenis minuman keliling. Menurutnya kegiatan-kegiatan seperti ini turut membantu usaha dan meningkatkan penghasilan dirinya. Terlebih tidak ada biaya sewa yang dibebankan kepadanya untuk dapat menjajakan dagangannya disela-sela kegiatan PATEN. Meskipun sebelumnya ada yang meminta uang sebesar Rp. 2.000 untuk biaya kebersihan, namun dirinya ikhlas karena manfaat yang didapatnya lebih besar. 

“Tapi sanes PNS, da teu nganggo saragam pa,” tuturnya dalam Bahasa Sunda yang khas.#oca-fr.
Posting Komentar