Polisi Bongkar Prostitusi Online Karawang

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, Mei 31

KARAWANG - PEKA - Prostitusi online  Karawang mulai di bongkar pihak kepolisian Karawang. Bahkan baru-baru ini Polres Karawang menangkap RA (25), alias Papi IK mucikari prostitusi online di GOR Panatayudha, Kelurahan Nagasari, Karawang Barat.
Ilustrasi
Tersangka RA mengaku menjadi mucikari prostitusi online lebih banyak pelanggannya yang kebanyakan karyawan swasta atau buruh pabrik.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap pelaku apakah dia itu bekerja sendiri atau ada jaringan lain. Saat ini dia masih dalam pemeriksaan intensif penyidik setelah kita amankan saat melakukan transaksi di GOR Panathayuda. Selama bulan Ramadan ini kami gencara mengawasi penyakit masyarakat yang ada di Karawang. Prostitusi online ini memang sudah lama kami incar dan baru tertangkap satu hari menjelang puasa ini,” kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona, kemarin.
Menurutnya, penangkapan terhadap mucikari online ini saat petugas dari Satreskrim Polres Karawang memancing pelaku dengan mencoba memesan seorang perempuan. Setelah itu disepakati harga sebesar Rp500.000 untuk satu kali kencan dengan perempuan binaannya berinisial DNP.
“Setelah pelaku menjemput perempuan yang dipesan, langsung kita lakukan penangkapan. Selain itu, pelaku juga menyediakan tempat kos-kosan untuk kencan di daerah Johar.  Dia sediakan kamar kos karena kalau di hotel rawan razia itu pengakuannya,” katanya.
Sementara itu, tersangka RA mengaku menjadi mucikari prostitusi online lebih mudah karena tinggal mengirim broadcast kemudian pelanggannya akan menjawab jika berminat untuk kencan.
“Kebanyakan pelanggan saya merupakan karyawan swasta (pabrik). Mereka pesan setelah saya broadcast melalui Blackberry Messenger (BBM) sebanyak satu kali, dan biasanya teman wanitanya (korban) ikut broadcast juga,” ujarnya saat ditemui dilakukan pemeriksaan, Senin (29/5).
RA mengaku setiap kali menawarkan kepada pelanggan, dirinya mendapatkan bayaran sebesar Rp100.000 dari harga kesepakatan sekali kencan sebesar Rp500.000. Biasanya mereka eksekusi di kos-kosan yang biasa di tempat oleh teman wanitanya.
“Saya baru terjun ke dunia prostitusi sekitar enam bulan terakhir.  Modus operan di yang dilakukan oleh pelaku  dengan cara menawarkan perempuan melalui media online dan Blackberry Messenger (BBM). Pelaku ini cukup terkenal di kalangan pria hidung belang. Pelanggannya biasa memesan perempuan yang diinginkan cukup dengan menghubungi kontak BBM pelaku.#oca-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, Mei 31, 2017
Loading...