Puskesmas Bergilir Di Garap Asesor - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Rabu, 10 Mei 2017

Puskesmas Bergilir Di Garap Asesor


KARAWANG, PEKA. - UPTD Puskesmas Induk di Karawang bergilir sudah digarap Asesor Akreditasi dari Kementrian Kesehatan (kemenkes) 2 bulan terakhir. Program Akreditasi yang baru hadir sepanjang berdirinya Puskesmas tersebut, memeriksa semua aspek layanan, program, kepegawaian hingga sarana dan keuangan secara menyeluruh dengan harapan capaian sempurna.

Ilustrasi UPTD Puskesmas Karawang
Programer Kesehatan Lingkungan UPTD Puskesmas Tempuran, Amirin Bukhori S.Km mengatakan, pihak Puskesmas sudah terus mempersiapkan segala sesuatunya jelang akreditasi yang juga akan menyasar Puskesmas Tempuran. Pada dasarnya, sebut Amirin, pemeriksaan Asesor dari Kementrian itu akan menelaah semua aspek di Puskesmas, jika ada yang kurang sempurna bisa disempurnakan dalam tempo waktu yang ditentukan Asesor. Sebab, capaian yang sempurna diharapkan semua Puskesmas, karena baru pertama ada Akreditasi.

"Sudah disiapkan disemua aspek, walaupun beberapa diulang karena Kepala Puskesmas dan TU nya baru lagi," Ujarnya.

Kepala UPTD Puskesmas Tempuran, H Silahudin Ajiz S.Km mengatakan, pihaknya tidak memasang target dasar, madya atau bahkan Paripurna dari hasil Akreditasi nantinya. Yang terpenting adalah bisa lolos pemeriksaan, baik interveiw, fisik, survey dan lainnya. Sebab, secara ekslusif, Puskesmas yang sudah terakreditasi ini dianggap lebih sempurna dan rapi tertib administrasi, meskipun yang memeriksa nantinya dari asesor yang berbeda-beda.

"Kita gak patok target gelarnya apa, yang penting lolos saja dulu di Akreditasi ini," Ujarnya.

Lebih Jauh mantan Kasubag TU UPTD Puskesmas Bayurlor ini menambahkan, selama 6 bulan terakhir, Asesor sudah menyasar garapan akreditasi di beberapa UPTD Puskesmas, seperti Kutawaluya, Cikampek, Rengasdengklok, Lozi, Lemahabang, dan Cilamaya. Di Tempuran, jadwalnya belum diketahui yang jelas sejauh ini persiapannya sudah dilakukan walaupun baru sekitar 60 persenan. Sebab, hasil mutasi dan pergantianya, Puskesmas harus kembali mengulang administrasi diperbaharui lagi, disamping fisik sarana prasarananya yang masih kurang memadai betul dan jadi kelemahan tersendiri bagi Puskesmas. Sebab, sambung Ajiz, metode pemeriksaan Akreditasi ini juga detail, baik di Survey, sesi wawancara, tanya jawab dan lainnya hingga membutuhkan waktu garapan selama 3 hari. Tapi dari semua kekurangan itu, dirinya berharap, kelak jika sudah akreditasi dan keluar hasilnya, Puskesmas bisa lebih matang dalam SOP, tahapannya sempurna, reguister layanan pasiennya semakin tertib dan sempurna.

"Akreditasi ini konon akan rutin digelar 3 tahun sekali, ya minimalnya bisa membuat layanan semakin maksimal," Pungkasnya.#rs-fr.
Posting Komentar