Iklan
Loading...

Selain e-KTP, Keterbatasan Blanko Juga Dialami NPWP

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Senin, Mei 8


Karawang, PEKA. - Belum genap dua minggu terakhir, Siswa Kelas XII SMA/SMK di Karawang menerima hasil kelulusannya. Ada yang memilih ke Perguruan Tinggi, ada pula yang membidik dunia kerja. Namun, apa jadinya jika syarat-syarat masuk dunia kerja tersebut baru sebatas keterangan akibat keterbatsan blanko seperti e-KTP dan NPWP.


Gambar Ilustrasi e-KTP
Hal inilah yang menjadi keluhan sejumlah siswa/i alumni SMA/SMK yang belum lama ini lulus. Salah satunya adalah alumni SMAN 1 Lemahabang, Karlina N Sari (19). 

Menurutnya, membuat surat-surat syarat untuk kerja tidak akan selesai dalam waktu seminggu, seperti e-KTP, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Kartu Kuning, NPWP hingga lainnya. Yang jadi persoalan para alumni saat ini adalah persoalan blanko yang tak kunjung sempurna didapat, utamanya di e-KTP, bahkan saat ini blanko NPWP juga ikut langka. Akibatnya, baik e-KTP maupun NPWP sama-sama tidak ada blankonya dan sama-sama menggunakan surat keterangan saja. Dirinya khawatir, perusahaan bisa memersulit atau mungkin memertimbangkan identitas yang masih berupa surat-surat tersebut, meskipun keabsahannya sama." e-KTP gak dapat Blankonya, eh NPWP juga habis blangkonya juga, sudah antre 2 hari cuma dikasih printout selembaran saja," Katanya.

Lebih jauh Ia berharap, Pemerintah kiranya bisa segera menurunkan blanko-blanko yang dibutuhkan, utamanya pada lulusan SMA, karena untuk beragam kebutuhan. Keterbatasan blangko e-KTP dan NPWP ini jelas membuat kesal para alumni SMA/SMK, karena sebagai pendatang baru yang ingin identitasnya lengkap dengan surat dan kartu-kartu resmi. " Ya kecewa lah, kita takut perusahaan yang kita lamar berpikir dua kali," Pungkasnya.

Kasie Pelayanan Kependudukan Kecamatan Lemahabang, Ade Saepudin mengatakan, blanko e KTP memang sudah ada sebenarnya dari Kemendagri dan siap cetak. Sayangnya, di Karawang dari yang sudah direkam lebih dari 75 ribu orang, hanya beri jatah blanko 10 ribu saja, itupun diperuntukan bagi perekaman dibulan September - Oktober tahun 2016 kemarin. Sehingga, kekurangan Blanko di Karawang ini masih sangat banyak." Karawang cuma dijatah 10 ribu blanko saja, adahal perekaman mncapai 75 ribuan warga, ya terbatas lagi jadinya," Pungkasnya.#rdg

Previous
« Prev Post

Related Posts

Senin, Mei 08, 2017

0 komentar: