Iklan
Loading...

Wabup Kunjungi Dapur Umum Dinsos untuk Warga Telukjambe

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Selasa, Mei 16

KARAWANG, PEKA. - Wakil Bupati Karawang, Ahmad "Jimmy" Zamakhsyari mengunjungi dapur umum yang dibuat Dinas Sosial (Dinsos) Karawang, untuk menyuplai kebutuhan makan para petani Telukjambe Barat korban konflik agraria dengan PT. Pertiwi Lestari, yang tengah mengungsi di Rumah Dinas Bupati (RDB) sejak Sabtu (6/5) lalu.

Jimmy Kunjungi Dapur Umum Dinsos
Wabup Jimmy memberikan apresiasi kepada Kepala Dinsos dan segenap jajarannya, yang telah membantu para petani selama hampir dua minggu ke belakang. 

"Saya apresiasi, dan ini sangat membantu para petani hingga mereka nanti bisa menampati tempat tinggal yang tengah disiapkan pemerintah," katanya, Selasa (16/5).

Disampaikannya, setiap hari petugas di dapur umum menyiapkan hampir 1.000 nasi bungkus untuk para petani. 

"Sekali makan itu sekitar 300 lebih nasi bungkus. Para petani dapat 3 kali makan seharinya. Selain pegawai dari dinsos, petugas dapur umum ini juga ikut dibantu oleh pegawai dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Karawang, Setya Dharma mengungkapkan, bahan makanan yang diolah di dapur umum didapat dari Kementerian Sosial (Kemensos). Antara lain beras sebanyak dua ton, sarden, jamur kemasan, kornet, sayur lodeh instan, ayam, tahu dan tempe.

"Kami setiap harinya ditugaskan untuk menyiapkan makanan bagi para pengungsi yang tinggal di RDB. Kami minta bahan makanan itu setiap lima hari sekali ke Kemensos. Kami juga mendapat bantuan mobil dapur untuk alat memasak dari Kemensos," katanya.

Selain itu, kata Setya, pihaknya juga menyediakan kasur untuk para pengungsi, meskipun anggarannya tidak tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang. 

"Kami terpaksa menggunakan dana talang untuk menyediakan kasur tersebut," katanya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang telah menampung para petani Telukjambe Barat yang bersengketa dengan PT Pertiwi Lestari di RDB, Sabtu (6/5) malam. Para petani dijamin kehidupannya selama satu bulan oleh Kemensos dan pemkab.

Rencananya, sebanyak 96 KK yang tergusur rumahnya akan mendapatkan tempat tinggal baru yang dibangun oleh Kemensos, dengan luas lahan sekitar 300 meter per KK yang telah disiapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di lahan milik PT Pertiwi Lestari.

Selain itu, sebanyak 600 KK petani penggarap juga akan difasilitasi lahan untuk tempat tinggal di lahan seluas 18 hektar milik PT Pertiwi Lestari. Nantinya, para petani pun akan mendapat lahan garapan seluas 500 hektar yang tengah disiapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di lahan PT Perhutani.#oca-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Selasa, Mei 16, 2017

0 komentar: