Wakil Bupati: 20 Ribu Warga Karawang Ikut Pawai Obor - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Kamis, 25 Mei 2017

Wakil Bupati: 20 Ribu Warga Karawang Ikut Pawai Obor

KARAWANG-PEKA-.Ribuan warga Karawang dari berbagai wilayah melakukan pawai obor menyambut datangnya bulan suci ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2017 ini. Tak hanya umat Islam yang melakukan pawai obor tapi juga ratusan warga Tionghoa mengikuti pawai obor sebagai bentuk toleransi. Pawai obor yang dimulai dari Masjid Aljihad menuju Masjid Agung di alun-alun Karawang dilakukan dengan berjalan kaki sejauh 4 kilometer.

Pawai obor yang dilakukan menyambut ramadhan tahun ini paling banyak diikuti masyarakat Karawang dari seluruh elemen Ormas Islam yang ada di Karawang. Bahkan ratusan masyarakat Tionghoa ikut dalam acara pawai obor kali ini hingga panjang barisan pawai obor mencapai 5 kilometer. Peserta pawai obor melakukan long march mulai dari Masjid Aljihad, jalan Tuparev hingga ke Masjid Agung Karawang sambil melantunkan solawat nabi. Pawai obor berjalan dengan tertib hingga tiba di Masjid Agung dan terus melantunkan salawat nabi.

Pawai obor tahun ini dihadiri oleh Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, Wakil Bupati Jimmy Ahmad Zamaksyari, Ketua DPRD Toto Suripto dan seluruh anggota DPRD. Juga pejabat eselon Pemkab Karawang mulai dari pejabat Eselon II hingga eselon IV ikut menghadiri pawai obor tahun ini. Sementara itu ratusan warga Tionghoa ikut dan membagikan minuman mineral dan makan kepada peserta longmarch.

"Saya perkirakan peserta pawai obor tahun ini mencapai 20 ribu orang karena meski peserta pawai yang didepan sudah sampai di Masjid Agung tapi buntutnya masih di Masjid Aljihad. Tentunya ini luar biasa karena peserta pawai obor kali ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Yang membuat saya terharu partisipasi masyarakat Tionghoa dan umat beragama lainnya dalam acara ini luar biasa hebatnya. Ini yang harus dijaga terus persatuan antara umat beragama di Kabupaten Karawang agar tetap kondusif," kata Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamaksyari, Kamis (25/5).

Menurut Jimmy penyelenggaraan pawai obor tahun ini merupakan inisiatif masyarakat dari berbagai elemen yang terdiri dari Ormas Islam, LSM, pondok pesantren dan masyarakat lainnya. Pemerintah daerah turut mendukung penyelenggaran pawai obor tahun ini untuk menyatukan umat muslim yang ada di Karawang dalam rangka menyambut ramadhan.

 "Kegiatan ini membuktikan umat muslim Karawang bersatu. Bahkan umat beragama lainnya juga dapat bersatu dalam perbedaan ini memang keren," katanya.

Sementara itu Kordinator Warga Tionghoa Natala Sumedha mengatakan warga Tionghoa menyambut baik datangnya bulan ramadhan yang tidak hanya dirayakan oleh umat muslim tapi juga umat beragama lain sebagai bagian dari kebhinekaan warga Karawang. Pawai obor harus terus dijadikan tradisi dalam menyambut datangnya bulan ramadhan di Karawang karena memiliki nilai religius. 

"Kami berpartispasi dalam kegiatan pawai obor sebagai bentuk toleransi karena kita bisa membuktikan bisa hidup berdampingan dalam perbedaan," kata Natala.  #oca.
Posting Komentar