Loading...

Wow,,,, SMK Indonesia Mas Ujian Sekolah Berbasis Android

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Selasa, Mei 23, 2017

KARAWANG, PEKA. - Pernahkah melihat ratusan siswa Ujian Sekolah (US) dengan menggunakan Hand Phone Pribadi di sekolahnya ? Pemandangan itu justru bisa dilihat di SMK Indonesia Mas Cilamaya. 

Ujian Sekolah Berbasis Android di SMK Indonesia Mas
Dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) 3 hari terakhir,  347 siswa dari 4 kompetensi keahlian tersebut, menjawab satu persatu soal yang tertera dalam aplikasi di HP berbasis Android milik masing-masing siswa dengan durasi 60 menit setiap Mata pelajarannya.
Ketua Panitia PAS/US SMK Indonesia Mas, Aming Abdullah SE mengatakan, dari puluhan SMK/SMA di Karawang, mungkin SMK Indonesia Mas adalah satu-satunya sekolah yang menggelar Ujian Sekolah atau yang saat ini kenal Penilaian Akhir semester (PAS) dengan sistem Android. Dengan mengandalkan sistem aplikasi dan server, guru-guru mata pelajaran menginput soal US langsung dikomputerisasi, dan saat pelaksanaan US, siswa cukup menggunakan HP masing-masing dengan jaringan Wi Fi sekolah  masuk Pasword khusus dan menjawab soal-soal tersebut dalam durasi 60 menit. Efektifnya lagi, setelah siswa mengklik jawaban pilihan ganda di HP Androidnya, secara otomasis langsung masuk poin nilai dan diketahui hasilnya oleh guru dan siswa dihari itu juga, apakah sudah sesuai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau belum. 

Ini beda dengan US/PAS dengan basis manual kertas, selain menelan banyak biaya, guru akan kerepotan membetulkan soal-soal jawaban siswa dalam lembaran yang tak mungkin tuntas seharian. Karenanya, semua pelaksanaan PAS ini di formasikan sedemikian rupa dengan menggunakan sistem android.

"Kita sudah laksanakan perdana tahun ini, ada beberapa sekolah yang ingin study banding, soalnya melalui US kaya gini lebih efisien," ungkapnya.
Lebih jauh Aming menambahkan, guru tak perlu memeriksa lagi jawaban dari anak, karena baik siswa dan guru sebelum pelaksanaan US ini diadakan pelatihan simulasi dulu. Disinggung bagaimana jika siswa tidak memiliki hand phone atau sistemnya yang error, Aming menjamin pihak sekolah memfasilitasi alternatifnya di Laboratorium komputer, sehingga bagi siswa yang tidak memiliki HP, bisa mengerjakannya di Lab, bahkan, siswa yang tengah sakit sekalipun dirumah, masih bisa mengakses dan mengerjakan soal US di rumahnya dengan HP yang aplikasinya sudah di atur internal SMK Indonesia Mas ini. Beruntung, selama pelaksanaan Rabu - Senin ini, semua siswa kelas X dan XI hadir, jikapun ada yang tertinggal, pihak sekolah masih menyediakan waktu US susulan yang juga sama berbasis Android pada 24 - 30 Mei mendatang dan jika masih ada siswa yang hasil US ini masih belum memenuhi standar KKM Nilai 7,5 disetiap mata pelajaran, jadwal remedial juga disiapkan sejak tanggal 24 Mei - 3 Juni. 

"Ketimbang  Menggunakan kertas, US/PAS sistem Android ini lebih hemat 25 persen pembiayaan," Ungkapnya.
Kepala SMK Indonesia Mas, Mulyadi Rusmianto MM mengatakan, pelaksanaan US/PAS berbasis android dengan hanya menggunakan HP siswa disekolah dalam mengisi soal, didasari atas perkembangan teknologi dan kompetensi keahlian SMK ini yang salah satunya berbasis IT, disamping juga memang ketiadaan Progam Peningkatan Mutu sekolah (PMMS) Pemkab, membuat pihaknya cari cara demi pelaksanaan US/PAS yang lebih efisien. Wal hasil, sistem aplikasi ini digunakannya, dimana siswa bisa mengakses soal US/PAS ini di hand phone masing-masing, utamanya yang Android di sekolah. Kesannya, memang seperti bermain-main HP didalam ruangan, padahal semua siswanya tengah mengerjaka soal US yang baru ada di Karawang ini.

Keberhasilan US dengan aplikasi android ini sebut Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK ini, tidak lepas dari para ahli IT yang mengajar di SMK Indonesia Mas, utamanya dalam mensiasati ketiadaan PMMS dan tetap ikuti perkembangan teknologi, hasilnya memang diakui Mul, lebih efisien, efektif dan teratur. Pihak sekolah, tidak memaksakan kepada siswa yang belum memiliki HP, karena US berbasis android ini bisa disiasati di Lab Komputer bagi siswa yang belum memiliki HP. Lagi pula sambungnya, dalam satu ruangan, soal yang diisi siswa berbeda-beda lewat sistem acak dalam aplikasi, sehingga mengurangi kecurangan dan aksi saling contek. Bahkan, sebut Mul, jika memungkinkan kedepan, nilai siswa juga bisa menggunakan e-Raport tanpa menafikan yang manualnya.

"Lewat aplikasi, semuanya lebih cepat, tepat dan tearatur, kita terapkan dan memang efisisien," Pungkasnya.#rs-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Selasa, Mei 23, 2017