Iklan
Loading...

34 Guru Gugur Penilik, 60 Lolos Pasing Grade

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Rabu, Juni 7

KARAWANG - PEKA -  Hasil seleksi calon penilik di SMK Texmaco Klari pada 22 - 23 Mei lalu, sudah diumumkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) tertanggal 31 Mei lalu. Melalui surat Nomor 421.9/202/Paud-Dikmas, dari 94 yang ikut tes, disisir 60 guru yang memenuhi bobot nilai passing grade yang dianggap layak ikuti diklat Fungsional. Nilai tertinggi diangka 82,60 persen atas nama Endah Royani S.Pd dari SDN Pangulah Selatan, dan grade diposisi paling buncit 60 besar tersebut diraih H Rohyat Nurdin dari SDN Kedawung II dengan bobot nilai 61,59 persen.
Wakil Ketua Ikatan Penilik Indonesia, Andang Hermawan mengatakan, dari 94 yang ikut tes, Dinas sudah mengumumkan 60 diantaranya memenuhi standar Passing Grade dan berhak mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) fungsional. Sementara 34 lainnya, tidak memenuhi dan dianggap gugur. Sejauh ini, UPTD dan dirinya belum tahu kapan Diklat mulai digelar untuk ke 60 peserta yang lolos ini.
 
"Iya yang memenuhi sudah diumumkan, 60 orang dengan bobot masing-masing tertinggi diangka 82,60 persen, dan terendahnya 61,59 persen," ujarnya.
Disinggung penambahan dari sebelumnya hanya untuk 46 orang saja yang akan diloloskan menjadi 60 orang guru, Andang belum hapal detail. Tapi kemungkinan, ini akan ada waiting list. Sebab, jika sudah lolos beberapa menunggu penilik yang saat ini menjabat pensiun, karena ada beberapa penilik yang tahun ini dan tahun depan sudah memasuki masa pensiun. 

"Gak tahu tuh soal penambahan, mungkin akan ada yang daftar tunggu, karena beberapa penilik saat ini saja mulai banyak yang pensiun," pungkasnya.
Sementara itu, di Kecamatan Lemahabang, dari 14 Pendaftar, 9 diantaranya lolos passing grade. Dihubungi, Kepala SDN Waringinkarya II, Buang S.Pd mengatakan, dirinya lega, sebab masuk dalam grade dan dinyatakan lolos untuk ikuti diklat fungsional. Namun, sejauh ini, dirinya belum tahu kapan pelaksanaan Dikat itu digelar. 

"Alhamdulillah masuk Grade, untuk diklat belum tahu kapan," Ujarnya.
 
Sementara peserta tidak lolos, Hj Yetty Maryati S.Pd saat dikonfirmasi tanggapan kaitan tidak masuknya namanya dalam daftaran grade 60 besar, Kepala SDN Pulojaya 1 rujukan Kurtilas perdana di Karawang ini, urung memberikan balasannya sampai berita ini ditulis.#rs-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rabu, Juni 07, 2017

0 komentar: