Lewat 12 Juni, Ajuan Dana Desa Di Pending Prosesnya

0
KARAWANG - PEKA - Disaat banyak sejumlah desa yang sudah menikmati Dana Desa (DD) tahap 1 dari APBN, desa-desa di Kecamatan Telagasari justru masih ada yang sibuk mengajukan proposal di pertengahan Juni ini akibat keterlambatan membuat laporan pajak pada SPJ Dana Desa tahun 2016 lalu. Bahkan, dari 14 Desa yang ada, baru 5 Desa saja dana fisik 2017 tahap 1 tersebut cair.
Kasie Ekbang Kecamatan Telagasari, Teti Rohaeti mengatakan, sejauh ini pihaknya belum sama sekali melakukan monitoring dan evaluasi (monev), karena dari 14 Desa, baru 5 desa saja dana desa yang cair tahun 2017 ini, ia menyebut seperti Desa Ciwulan, Pasirkamuning, Pasirmukti, Kalisari dan Pasirtalaga. 

Sementara sisanya masih menunggu proses pencairan, bahkan ada pula desa yang belum mengajukan ditahun ini, yaitu Pulosari, Kalibuaya dan Talagamulya, ini akibat pajak dalam SPJ tahun 2016 belum dituntaskan pajaknya yang berkisar antara Rp 10 - 12 Jutaan. Oleh Karena itu, ia ingatkan agar desa-desa bisa segera mengajukan dan menyelesaikan yang dulu-dulu kewajibannya, sebab ada informasi bahwa ajuan DD tidak boleh lewat senin 12 Juni mendatang, jika masih belum juga mengajukan sebut Teti, Pemkab akan menunda prosesnya dan dilanjutkan setelah Idul fitri nanti.

"Ajuan jangan lewat Senin, sebab jika lewat bakal dipending dulu prosesnya setelah Idul Fitri nanti," ungkapnya.
Teti menambahkan, selama pajak tahun 2016 belum dibayarkan, maka ajuan tidak bakalan di verifikasi dan ditandatanganinya, oleh karenanya, monev yang terdidiri dari Kasie Ekbang, Kasie pemerintahan, Camat dan Sekcam akan dilakukan 2 tahap sesuai format, pertama yaitu saat dana desa cair untuk memastikan apakah sudah dikerjakan atau belum, dan tahapan 2 memonotor hasil fisik dilapangan yang sudah sesuai atau tidak saat sudah 100 persen. 

"Kita akan monitor 2 tahap, bersama tim yang sudah dibentuk," Ujarnya.
Lebih Jauh Teti menambahkan, desa-desa harus segara mengajukan setelah lebaran, agar minimalnya pada akhir Juli bisa mengajukan lagi. Sebab, dana desa yang sudah cair saja, masih ada beberapa desa yang belum mengerjakan. Alasannya bervariasi, bukan saja soal material yang lambat, ada materialpun tukangnya ada yang belum ada. Tapi terlepas hal itu semua, ia berharap pekerjaan bisa rapi dikerjakan, sekaligus rapi dalam setiap pelaporannya.

"Masih ada desa yang belum mengerjakan walaupun dana desa sudah cair, alasannya tukangnya yang belum ada," Pungkasnya.
Kades Kalibuaya, Nana. mengatakan, didesanya belum ada dana-dana yang sudah turun, termasuk dana desa, karena baru diawal puasa mengajukannya, urusan material distribusi lambat atau tidak saat ini juga belum diketahuinya karena sejauh ini di desanya baru mengajukan.

"Kita baru mengajukan awal puasa, jadi belum ada yang turun," Pungkasnya.#rs-fr.
Posting Komentar