Masuk Dapodik, Sekolah Paket Ditempuh 3 Tahun - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Jumat, 16 Juni 2017

Masuk Dapodik, Sekolah Paket Ditempuh 3 Tahun

KARAWANG, PEKA - Masuk daftar Dapodik lazimnya sekolah pada umumnya, calon peserta didik Paket A, B dan C di Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) tidak lagi bisa instan mengikuti Ujian Nasional (UN) dalam waktu tempuh belajar hanya setahun saja. Pasalnya, melalui peraturan baru tahun ini, sekolah kesetaraan tersebut, wajib ditempuh normal selama 3 tahun, baik tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.
Sekolah Paket (Ilustrasi)
Kabid PNFI Disdikpora Karawang, Amid Mulyana mengatakan, mulai tahun ajaran ini, pendaftar paket baik A, B dan C akan langsung otomatis masuk data Dapodik. 

Jika mengandalkan Ijazah sekolah asal, maka harus masuk kelas dari kelas awal, lamanya tidak bisa lagi menempuh pendidikan setahun kemudian langsung ujian, melainkan kalau paket A harus 3 tahun lazimnya SD, Paket B 3 Tahun lazimnya SMP dan Paket C 3 tahun lazimnya SMA sederajat. Kecuali sebut Amid, jika calon peserta Paket itu putus sekolah, drop out dan alasan lainnya ditengah perjalanan sekolah yang ditempuhnya, maka transkip nilai raport, masih bisa dikonversi dan menempuh pembelajarannya selama sisa sekolah yang belum dituntaskannya. 

Untuk itu tandas Amid, ia dengan tegas meminta semua pihak, untuk tidak mempercayai oknum-oknum yang mengatasnamakan dinas pendidikan atau dirinya yang menyatakan, bahwa daftar sekolah paket hari ini, bisa langsung Ujian Nasional (UN) setahun kemudian, atau bahkan lebih cepat. Karena mulai tahun ini, lama perjalanan sekolah paket disamakan dengan SD, SMP maupun SMP pada umumnya, meskipun sistem pembelajarannya lebih flexibel.

"Mulai tahun ini, pendaftar paket langsung masuk Dapodik dan harus menempuh sekolah secara normal, 3 tahun baru bisa Ujian Nasional (UN), jadi daftar sekarang jangan mimpi bisa langsung ujian dalam setahun, " Ungkapnya.
Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) sebut Amid, tidak bisa bohongi Dinas, karena selama pendaftaran, ada pemeriksaan keabsahannya bagi si pendaftar Paket. Untuk itu, tugas pengelola PKBM saat ini adalah mensosialisasikan hal ini, dan tetap waspada untuk tidak mempercayai oknum yang mengiming-imingi sekolah paket bisa langsung Ujian. Karena, Dinas tahun ini saklek patuhi aturan, kecuali pndaftar ditahun-tahun sebelumnya yang masih belum masuk data Dapodik.

"Tidak bisa dipercepat, saklek aturan, ini intisari yang harus semakin banyak disosialisasikan," Ujarnya.

Lebih jauh Ia menambahkan, bagi masyarakat yang hendak mendaftar, semisal untuk keperluan Caleg, Calon Kades 2019 dan atau peningkatan karier karyawan diperusahaan yang mengharuskan memiliki ijazah kesetaraan, ia sarankan untuk segera mendaftar ditahun ini, karena beda tahun, maka jarak setahun akan lama lagi. Sebab, sekolah paket saat ini diyakinkan Amid harus ditempuh selama 3 tahun lazimnya SMP dan SMA pada umumnya, meskipun sekolahnya bisa seminggu sekali.

"Beragam keperluan ijazah paket diakui kok, maka sebelum terlambat ayo daftar tahun sekarang," Pungkasnya.#rs-fr.
Posting Komentar