Iklan
Loading...

MTS Ghoyatul Jihad Tutup Pendaftaran PPDB

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Senin, Juni 19

KARAWANG, PEKA - Sekolah tingkat SMP yang berstatus negeri baru membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Senin 19 Juni ini. Namun, lain halnya dengan Madrasah Tsnawiyah (Mts) Ghoyatul Jihad Kecamatan Telagasari, pasalnya di tanggal yang sama, Madrasah yang berlokasi di Desa Pasirtalaga tersebut justru sudah menutup registrasi pendaftaran dari calon siswa baru.
 
PPDB MTS Ghoyatul Jihad
Dikatakan Kepala Mts Ghoyatul Jihad, Drs H Oyok Abdurahman, jumlah kuota siswa baru menyesuaikan dengan jumlah siswa Mts yang baru keluar, yaitu 190 siswa atau 4 kelas saja. Namun, selama membuka pendaftaran, Madrasah yang dipimpinnya ini sudah diserbu 251 pendaftar tujuan utama. Karenanya, dihari Senin ini, panitia lebih memilih verifikasi berkas calon siswa dari orangtua/wali murid maupun oleh guru dari masing-masing SD/MI. Sehingga, disaat banyak diantara buangan hasil PPDB SMP di Negeri, Madrasahnya sudah tidak bisa lagi menampung, sebab alasan pertimbangan kurangnya sarana rombongan belajar (Rombel) yang ada.

"Kita hanya butuh 190 siswa, tapi yang daftar mencapai 250 siswa. Itu yang tujuan utama, bukan yang menjadikan Mts alternatif kedua," tandasnya.

Oyok menambahkan, bagi swasta, kelebihan siswa dari kuota yang sudah di tetapkan 190, tidak ada beban konsekwensi lazimnya sekolah negeri. Karena, meskipun membutuhkan 190 siswa, maka sisa pendaftar itu bisa disiasati dengan pemberlakuan Kegiatan Pembelajaran (KBM) 2 Shift. Diakui Oyok, penerapan sistem PPDB tahun ajaran ini memang cukup berpengaruh besar pada sekolah-sekolah swasta, karena di negeri banyak ultimatum sanksi dan lainnya.

"Kelebihan ya kita mah swasta, gak ada beban konsekwensi, tinggal dikoordinasikan bikin 2 Shift," Katanya.
Lebih jauh Oyok menambahkan, seleksi masuk Madrasah bagi Ghoyatul Jihad yang sudah berpengalaman, bukan pula menjadi perkara mudah. Sebab, siswa/i baru tetap dituntut Baca Tulis Quran (BTQ), yang belum bisa juga diklasifikasikan minatnya di ekstrakulikuler. Karenanya, meskipun PPDB tetap dengan sistem manual, pendaftar yang masuk tak kalah banyak dari sekolah negeri pada umumnya, hanya saja, ia berharap kedepan, semakin tinggi kepercayaan masyarakat terhadap madrasah bisa ditopang pula sarana prasarana yang ada dan memadai.

"Kita harap kedepan ada penambahan rombel, ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap Madrasah," Ungkapnya.#rs-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Senin, Juni 19, 2017

0 komentar: