Iklan
Loading...

Operator SMA/SMK Dikejar Deadline Nilai Ke Dapodik

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Kamis, Juni 8

KARAWANG - PEKA - Setelah kurang melampaui target laporan input nilai ke Dapodik pada akhir Mei, lantaran per 2 Juni baru masuk 46,02 persen skala nasional,  para operator SMK bisa bernafas lega karena adanya perpanjangan waktu memasukan data nilai rapor siswa online hingga 30 Juni mendatang.

Operator SMK Iptek Cilamaya, Muhammad Ali Yunus ST mengatakan, bagi sekolah yang masih KTSP, kolektifitas nilai rapor siswa dari semester 3 sampai USBN kemarin harus dilaporkan masuk via online ditahun ini, begitupun dengan sekolah berbasis Kurikulum 2013 yang dari kelas X sampai XII transkipnya bukan lagi konsumsi sendiri, mlainkan langsung masuk ke data Dapodik.

Jika dulu, yang dikirimkan datanya hanya kirim yang di UN kan saja, tapi sekarang dikirim semua, bahkan tidak menutup kemungkinan kedepan kedepan akan bisa diakses langsung orangtua.  

"Sekarang ini data nilai siswa itu masuk ke Dapodik untuk semua mata pelajaran, mungkin kedepan orangtua bisa mengaksesnya langsung," Ungkapnya.


Alumni Teknik Unsika ini menambahkan, batas akhir laporan data ke Dapodik itu sebenarnya sudah harus terkumpul akhir Mei kemarin. Namun per 2 Juni, data yang sudah masuk dari semua sekolah se Indonesia itu baru dikisaran 46,02 persen, karenanya, Dapodik memberikan edaran perpanjangan sampai 30 juni ini. 

Dasarnya,  memang selama Mei ini baru semua proses penilaian ini berjalan, disamping kendala bagi sekolah dengan siswa cukup banyak, walaupun input data ini tugas wali kelas tapi karena dikejar deadline dan kemampuan tak semua kuasai komputer, apalagi yang dioperasikan dapodik, ini butuh tenaga ekstra pengerjaannya. Sebab, kalau import nilai butuh waktu sekitar 15 menit perkelas permata pelajaran, waktu yang lumayan lama ini juga dari menyiapkan data raport siswa, apalagi   perubahan data siswa itu terjadi setiap tahunnya, seperti  fluktuatif keluar masuknya siswa pindahan. Mengingat sambung Ali, legger yang diterima wali kelas juga sebagian besar masih manual, belum berbentuk soft file excel. 

"Butuh waktu 15 menit perkelas permata pelajaran untuk menginput semua nilai transkip siswa," Ujarnya.

Lebih jauh Ali menambahkan, manfaat yang bisa didapat dari link Dapodik, kemungkinan mempermudah dan jadi bahan pertimbangan bagi lulusan untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, bahkan dunia Industri, meskipun sejauh ini banyak perusahaan yang masih menggunakan syarat dari transkip nilai yang manual belum dapodik. Karenanya, deadline data ini  bukan soal operator tidak siap, tapi karena bukan perkara mudah urusan angka di input. 

"Manfaatnya mungkin kalau sudah masuk Dapodik bisa untuk pertimbangan syarat masuk perguruan tinggi dan industri," Pungkasnya.#rs-fr.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Kamis, Juni 08, 2017

0 komentar: