Penderita Hipertensi Dan Gula Di Didik Prolanis

0
KARAWANG, PEKA - Menjaring data dari jumlah kunjungan pasien, UPTD Puskesmas gelar kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Dua penyakit yang menjadi lokus pendidikan kesehatan yang dibiayai BPJS Kesehatan tersebut, diantaranya hiprtensi dan diabetes yang berkala dilakukan untuk menekan angka dua penyakit yang volumenya semakin banyak menjerat masyarakat usia lanjut tersebut.
Perawat UPTD Puskesmas Telagasari, Aryana Budiawan NS. S.Kep mengatakan, Diabetes dan Hipertensi merupakan penyakit yang bukan saja dipicu faktor genetik, melainkan juga muncul dari Pola makan dan Pola Hidup yang tidak terkontrol bahkan stres. 

Dua-duanya, juga rentan dialami masyarakat diusia muda. Karenanya,  menjalankan program rujuk balik dari Rumah Sakit dan juga pembiayaan dari BPJS, pihaknya selaku teknis berkelanjutan menggelar pendidikan kesehatan Prolanis ini, dimana para pesertanya adalah masyarakat yang mengalami hipertensi dan gula, baik ditingkat sedang maupun tinggi, tujuannya biar menarik minat masyarakat lain untuk chek up kesehatan dan pendidikan bersama-sama.

"Kita beri penjelasan, manfaat dan tata cara pengelolaannya, alhamdulillah sih setiap bulan prolanis ini komunikatif meskipun jumlahnya masih sedikit-sedikit," Katanya.
Prolanis ini sambung Aryana, akan terus  ditindaklanjuti minimalnya sebulan sekali, bahkan diajak ikut bersnam bersama dan memulai pola makan yang lebih sehat lagi. Karena, jika sudah kronis betul, ini selain membebani keluarga juga mengancam kesehatan lebih parah. Sebab, hipertensi dan diabetes ini memunculkan penyakit lainnya jika tidak terkontrol, seperti kebutaan, syaraf otak, stroke, ginjal dan lainnya. 

Angka yang normal bagi penderita hipertensi itu adalah 80/70 - 140 /70, sementara gula saat puasa, angka idealnya 70 - 110, sementara sesudah berbuka diangka 140 an. Usia muda dan tua sebut alumni Stikes Kharisma ini, sama-sama memiliki resiko yang sama, itu lagi-lagi sebutnya akibat pola hidup, gaya hidup dan lainnya yang tidak terkontrol.

"Dikita ada alat chek gula dan hipertensi, silahkan saja bagi masyarakat terbuka, bila perlu ikut program Prolanis ini," ungkapnya.#rs-fr.
Posting Komentar