Saber Pungli Ungkap Oknum Sekolah Potong Tabungan 10persen - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Rabu, 14 Juni 2017

Saber Pungli Ungkap Oknum Sekolah Potong Tabungan 10persen

KARAWANG, PEKA. - Tim Saber Pungli Kabupaten Karawang berhasil mengungkap praktek pungli yang dilakukan oknum sekolah dasar (SD) Negeri Batujaya II Kecamatan Batujaya. Pungli yang berhasil diungkap yaitu pungutan yang dilakukan pihak sekolah terhadap tabungan siswa.
Dari pungutan itu pihak sekolah rata-rata mendapat Rp10 juta hingga Rp17 juta per kelasnya. Meski berhasil mengungkap pungli namun tim saber pungli tidak menindak pelaku dan hanya meminta pihak sekolah mengembalikan uang pungutan tersebut ke seluruh siswa.
“Kami tidak melakukan operasi tangkap tangan sehingga penanganannyapun tidak menindak pelaku pungli. Kita hanya minta agar pihak sekolah mengembalikan uang siswa yang sudah dipungut dari tabungan siswa. Ada dua pola yang dilakukan Saber Pungli yaitu melalui operasi tangkap tangan dan ada juga dalam bentuk pembinaan. Untuk kasus ini kita hanya melakukan pembinaan,” kata Sekretaris Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Sudjana,Rabu (14/6).
Menurut Sujana penanganan pungli di SDN Batujaya II ini bermula adanya laporan masyarakat terkait pungutan yang dilakukan pihak sekolah karena melakukan pungli dengan memotong uang tabungan siswa sekitar 10 persen. Dari pungutan itu, uang yang dikumpulkan rata-rata mencapai Rp10-17 juta per kelas.
Pemotongan uang itu dilakukan dengan modus biaya pembelian sampul raport untuk kelas I dan kelas IV Sekolah Negeri Batujaya II. Biaya pemotongannya mencapai Rp50 ribu per siswa. Jika dijumlah total uang pemotongan tabungan siswa itu mencapai Rp10-17 juta perkelas.
“Kasus ini tidak diproses secara hukum. Tapi pihak sekolah wajib mengembalikan uang tabungan yang telah dipotong itu ke seluruh siswa,” katanya.
Pengembalian uangnya terhadap siswa harus disertai dengan bukti-bukti adanya pengembalian. Selain itu, pihak UPTD Pendidikan Batujaya diwajibkan melakukan pembinaan terhadap seluruh kepala sekolah di daerahnya.
Tujuan pembinaan iniagar nantinya tidak ada lagi pungutan liar (pungli) berbentuk pemotongan tabungan siswa. Setelah dilakukan pembinaan tapi tetap ada kejadian pungli, maka Tim Saber Pungli siap melakukan tindakan hukum.
Sementara itu, Kepala SDN Batujaya II Mardiyono mengatakan siap mengembalikan potongan uang tabungan siswa. Para orang tua siswa akan dikumpulkan, dan uang potongan tabungan akan dikembalikan dengan disertai bukti tanda tangan orang tua siswa.
Pihak sekolah sebenarnya sudah melarang program buku tabungan siswa. Tapi ada sejumlah orang tua siswa yang mendesak ingin ada buku tabungan. Sehingga terpaksa wali kelas mengadakan tabungan siswa.#oca/fr
Posting Komentar